Jakarta (ANTARA) - Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) menyebut pemilihan Pusat Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) tidak terkait dengan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tujuan.

“Tidak terkait dengan PTN tujuan, Pusat UTBK hanya untuk lokasi ujian,” ujar Ketua Tim Pelaksana LTMPT, Prof Mohammad Nasih di Jakarta, Senin.

Apabila pendaftaran UTBK SBMPTN 2021 sukses, maka peserta akan dapat memilih lokasi lokasi ujian, ruang ujian, di Pusat UTBK yang peserta pilih serta tanggal hari dan sesi ujian.

Pada saat pelaksanaan UTBK, peserta harus datang ke Pusat UTBK tersebut. Oleh karena itu pastikan yakin bisa melakukan ujian di Pusat UTBK yang dipilih.

Peserta diminta untuk memilih Pusat UTBK yang terdekat dengan domisili yang mana peserta sekarang berada untuk menghindari mobilisasi antarkota atau provinsi.

“Risiko menjadi tanggung jawab peserta apabila terjadi kesalahan pemilihan Pusat UTBK yang menyebabkan peserta tidak diperbolehkan mengikuti UTBK SBMPTN 2021,” tambah dia.

Pendaftaran UTBK-SBMPTN dibuka mulai 15 Maret 2021 hingga 1 April 2021. Pelaksanaan UTBK diselenggarakan sebanyak dua gelombang yakni gelombang satu pada 12 April hingga 18 April 2021 dan gelombang dua pada 26 April hingga 2 Mei 2021. Pengumuman hasil seleksi jalur SBMPTN pada 14 Juni 2021.

Calon peserta hanya mengikuti ujian sebanyak satu kali. Peserta UTBK-SBMPTN dapat memilih lokasi ujian atau Pusat UTBK pada saat proses pendaftaran pada laman pendaftaran UTBK. Pendaftaran UTBK- SBMPTN 2021 dilakukan melalui laman portal LTMPT https://portal.ltmpt.ac.id dan diakses dengan menggunakan akun LTMPT siswa

Hingga Ahad (28/3) pukul 09.10 WIB, jumlah pendaftar UTBK-SBMPTN sebanyak 584.112 peserta. Sementara yang sudah menyimpan permanen sebanyak 578.021 siswa atau sekitar 98,96 persen dan yang belum simpan permanen sebanyak 6.091 siswa atau sekitar 1,04 persen.

 


Pewarta : Indriani
Editor : Hernawan Wahyudono
Copyright © ANTARA 2024