Gubernur Ali Mazi sebut pembangunan patung pahlawan Oputa Yi Koo sementara didesain
Sabtu, 30 Januari 2021 20:47 WIB
Gubernur Sultra Ali Mazi (tengah) bersama Wali Kota Baubau, AS Tamrin (kenan) dan Wakil Wali Kota La Ode Ahmad Monianse, meninjau lokasi pembangunan patung pahlawan nasional Oputa Yi Koo, di Kotamara Baubau, Sabtu. (Foto Antara/Yusran)
Baubau (ANTARA) - Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi menyebutkan pembangunan patung pahlawan nasional Oputa Yi Koo atau Sultan Himayatuddin Muhamad Saidi yang akan didirikan di Baubau telah dianggarkan dan sementara di desain.
"Kita berdoa dan masyarakat juga berdoa karena ini untuk kepentingan anak bangsa khususnya kita putra putri Sulawesi Tenggara ini menjadi kebanggaan kita," ujar Ali Mazi saat melakukan kunjungan kerja di Baubau, Sabtu.
Ia mengatakan, pembangunan patung pahlawan nasional Oputa Yi Koo yang direncanakan di kotamara Baubau masih akan dilihat juga karena harus ada estetikanya sebab akan menjadi ikon daerah juga tempat berkunjung masyarakat dalam negeri maupun dari luar negeri.
"Oleh karena itu, kita sebagai generasi muda kita abadikan dengan patung lalu kita akan jadikan ikon. Nanti juga akan ada museum, itu museum tentang sejarah Buton," ujarnya.
Gubernur Sultra Ali Mazi meninjau lokasi yang akan menjadi tempat pembangunan patung pahlawan nasional Oputa Yi Koo, dikotamara Baubau, Sabtu. (Foto Antara/Yusran)
Diungkapkan, pengusulan Oputa Yi Koo menjadi pahlawan nasional telah cukup lama kurang lebih 23 tahun lalu, hal itu karena tidak mudahnya mendapatkan gelar sebagai pahlawan nasional.
"Itu pembuktiannya betul-betul sangat luar biasa. Masih banyak pahlawan nasional yang belum disahkan oleh pemerintah. Oleh karena itu, ini menjadi kebanggaan kita khususnya putra putri Sulawesi Tenggara," ujarnya.
Ia menyebutkan perjuangan Sultan Himayatuddin Muhammad Saidi dengan beberapa pasukan yang setia dalam berjuang melawan Belanda dengan bambu runcing hingga bergerilya di hutan perlu disaluti.
"Oleh karena itu pemerintah memberikan penghargaan sebagai pahlawan nasional, karena kegigihannya pada waktu itu dalam melawan Belanda karena dia tidak ingin dijajah dia memisahkan diri dan melawan," ujarnya.
Dalam kunjungan kerja bersama rombongan di Kota Baubau, Gubernur Ali Mazi juga berkesempatan ke bendara Baubau terkait pengembangan kawasan bandara Betoambari daerah itu. Kemudian melanjutan kunjungan ke Pasarwajo Kabupaten Buton.
Dalam kunjungan di Baubau, gubernur Ali Mazi diterima Walikota Baubau AS Tamrin, Wakil Walikota La Ode Ahmad Monianse, Ketua DPRD Zahari, Sekda Baubau Roni Muhtar dan sejumlah kepala organsisasi perangkat daerah lingkup Pemkot Baubau.
"Kita berdoa dan masyarakat juga berdoa karena ini untuk kepentingan anak bangsa khususnya kita putra putri Sulawesi Tenggara ini menjadi kebanggaan kita," ujar Ali Mazi saat melakukan kunjungan kerja di Baubau, Sabtu.
Ia mengatakan, pembangunan patung pahlawan nasional Oputa Yi Koo yang direncanakan di kotamara Baubau masih akan dilihat juga karena harus ada estetikanya sebab akan menjadi ikon daerah juga tempat berkunjung masyarakat dalam negeri maupun dari luar negeri.
"Oleh karena itu, kita sebagai generasi muda kita abadikan dengan patung lalu kita akan jadikan ikon. Nanti juga akan ada museum, itu museum tentang sejarah Buton," ujarnya.
Gubernur Sultra Ali Mazi meninjau lokasi yang akan menjadi tempat pembangunan patung pahlawan nasional Oputa Yi Koo, dikotamara Baubau, Sabtu. (Foto Antara/Yusran)
Diungkapkan, pengusulan Oputa Yi Koo menjadi pahlawan nasional telah cukup lama kurang lebih 23 tahun lalu, hal itu karena tidak mudahnya mendapatkan gelar sebagai pahlawan nasional.
"Itu pembuktiannya betul-betul sangat luar biasa. Masih banyak pahlawan nasional yang belum disahkan oleh pemerintah. Oleh karena itu, ini menjadi kebanggaan kita khususnya putra putri Sulawesi Tenggara," ujarnya.
Ia menyebutkan perjuangan Sultan Himayatuddin Muhammad Saidi dengan beberapa pasukan yang setia dalam berjuang melawan Belanda dengan bambu runcing hingga bergerilya di hutan perlu disaluti.
"Oleh karena itu pemerintah memberikan penghargaan sebagai pahlawan nasional, karena kegigihannya pada waktu itu dalam melawan Belanda karena dia tidak ingin dijajah dia memisahkan diri dan melawan," ujarnya.
Dalam kunjungan kerja bersama rombongan di Kota Baubau, Gubernur Ali Mazi juga berkesempatan ke bendara Baubau terkait pengembangan kawasan bandara Betoambari daerah itu. Kemudian melanjutan kunjungan ke Pasarwajo Kabupaten Buton.
Dalam kunjungan di Baubau, gubernur Ali Mazi diterima Walikota Baubau AS Tamrin, Wakil Walikota La Ode Ahmad Monianse, Ketua DPRD Zahari, Sekda Baubau Roni Muhtar dan sejumlah kepala organsisasi perangkat daerah lingkup Pemkot Baubau.
Pewarta : Yusran
Editor : Hernawan Wahyudono
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
ASDP Baubau catat pertumbuhan positif jumlah penumpang pada arus mudik Lebaran 2026
24 March 2026 15:57 WIB
Pemkot Baubau tetapkan 111 lokasi pelaksanaan shalat Idul Fitri 1447 Hijriah
16 March 2026 17:36 WIB
Terpopuler - Seputar Sultra
Lihat Juga
BMKG imbau masyarakat agar waspada hujan ringan hingga sedang di Sultra hari ini
22 April 2026 12:44 WIB
Bapenda Kolaka catat digitalisasi transaksi dongkrak PAD pada TW 1 hingga Rp88 miliar
21 April 2026 20:55 WIB
Polri bangun jembatan Dhira Brata untuk tingkatkan aksesibilitas warga Kolaka
21 April 2026 20:53 WIB
Pemkab Kolaka beri penghargaan PT Vale dalam intervensi keluarga berisiko stunting
20 April 2026 13:24 WIB
Sultra sediakan ruang publik berinternet gratis untuk komunitas hingga jurnalis di Kendari
20 April 2026 13:09 WIB
162 ahli waris minta keadilan Presiden Prabowo terkait serobot lahan Pepabri di Morosi
20 April 2026 12:39 WIB