Taylor Swift merilis album baru "Folklore"
Jumat, 24 Juli 2020 12:57 WIB
Penyanyi Taylor Swift (ANTARA/Instagram @taylorswift)
Jakarta (ANTARA) - Taylor Swift akan merilis album studio kedelapan yang berjudul "Folklore" pada Kamis (23/7) tengah malam waktu setempat atau siang hari ini waktu Indonesia.
Dalam unggahan di media sosial, Swift mengatakan bahwa album ini adalah salah satu dari banyak rencananya untuk tahun 2020, termasuk tur stadion pendek yang mendukung album 2019-nya "Lover" namun dibatalkan karena pandemi.
Selama karantina, ia menulis lagu-lagu untuk album baru dan berkolaborasi dengan Aaron Dessner, Bon Iver, William Bowery dan Jack Antonoff.
Selain album, Swift juga akan merilis video musik untuk "Cardigan" di mana ia menjadi sutradaranya. Menurut Swift, pembuatan video musik tersebut diawasi oleh petugas medis dan semua orang mengenakan masker serta menjaga jarak bahkan Swift bertindak senagai penata rambut, penata rias dan penata busana.
"Seluruh lagu di album ini saya tuangkan berdasarkan keinginan, impian, ketakutan dan hasil renyngam saya. Sebelum tahun ini, saya mungkin sudah memikirkan kapan akan merilis musik di waktu yang tepat, tapi hidup mengingatkan saya bahwa tidak ada jaminan kapan waktu tepat itu," ujar Swift dilansir Variety, Jumat.
"Perasaan saya mengatakan kepada saya bahwa jika kamu membuat sesuatu yang kamu sukai maka kamu harus menghadirkannya ke dunia. Itulah sisi ketidakpastian yang bisa saya dapatkan," kata Swift melanjutkan.
Album "Folklore" berisi 16 lagu yang terdiri dari "The 1", "Cardigan", "The Last Great American Dynasty", "Exile" (feat. Bon Iver), "My Tears Ricochet", "Mirrorball", "Seven", "August", "This Is Me Trying", "Illicit Affairs", "Invisible String", "Mad Woman", "Epiphany", "Betty", "Peace" dan "Hoax" serta bonus track "The Lakes".
Dalam unggahan di media sosial, Swift mengatakan bahwa album ini adalah salah satu dari banyak rencananya untuk tahun 2020, termasuk tur stadion pendek yang mendukung album 2019-nya "Lover" namun dibatalkan karena pandemi.
Selama karantina, ia menulis lagu-lagu untuk album baru dan berkolaborasi dengan Aaron Dessner, Bon Iver, William Bowery dan Jack Antonoff.
Selain album, Swift juga akan merilis video musik untuk "Cardigan" di mana ia menjadi sutradaranya. Menurut Swift, pembuatan video musik tersebut diawasi oleh petugas medis dan semua orang mengenakan masker serta menjaga jarak bahkan Swift bertindak senagai penata rambut, penata rias dan penata busana.
"Seluruh lagu di album ini saya tuangkan berdasarkan keinginan, impian, ketakutan dan hasil renyngam saya. Sebelum tahun ini, saya mungkin sudah memikirkan kapan akan merilis musik di waktu yang tepat, tapi hidup mengingatkan saya bahwa tidak ada jaminan kapan waktu tepat itu," ujar Swift dilansir Variety, Jumat.
"Perasaan saya mengatakan kepada saya bahwa jika kamu membuat sesuatu yang kamu sukai maka kamu harus menghadirkannya ke dunia. Itulah sisi ketidakpastian yang bisa saya dapatkan," kata Swift melanjutkan.
Album "Folklore" berisi 16 lagu yang terdiri dari "The 1", "Cardigan", "The Last Great American Dynasty", "Exile" (feat. Bon Iver), "My Tears Ricochet", "Mirrorball", "Seven", "August", "This Is Me Trying", "Illicit Affairs", "Invisible String", "Mad Woman", "Epiphany", "Betty", "Peace" dan "Hoax" serta bonus track "The Lakes".
Pewarta : Maria Cicilia
Editor : Hernawan Wahyudono
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Taylor Swift dan Jennifer Lopez menjadi sorotan di festival film Tribeca
07 June 2022 10:53 WIB, 2022
J-Lo, Taylor Swift, hingga Usher tampil di konser virtual melawan corona
15 April 2020 19:10 WIB, 2020
Selena Gomez marah karena Taylor Swift dilarang nyanyikan lagu lama di AMA
16 November 2019 13:08 WIB, 2019
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Palestina: Keputusan baru Israel di Tepi Barat bersifat kriminal dan ilegal
09 February 2026 13:14 WIB
Jutaan dokumen kasus Epstein dirilis, Wakil Jaksa Agung AS: tak ada yang dilindungi pun
04 February 2026 13:30 WIB
Warga Gaza alami Interogasi dan perlakuan kasar Israel saat kembali lewat Rafah
04 February 2026 11:26 WIB
Gedung Putih umumkan perundingan trilateral AS--Rusia--Ukraina di Abu Dhabi
04 February 2026 8:29 WIB
AS buka peluang perundingan dengan Iran di tengah peningkatan militer di Teluk Persia
02 February 2026 12:41 WIB
PBB desak hentikan permukiman Israel, Guterres tegaskan komitmen solusi dua negara
30 January 2026 12:14 WIB
Ketegangan AS--Iran meningkat, USS Abraham Lincoln siap digunakan dalam operasi militer
27 January 2026 9:05 WIB