Siswa SMN Sultra belajar membuat kerajinan berbahan timah
Sabtu, 17 Agustus 2019 20:03 WIB
Peserta SMN 2019 berlajar membuat kerajinan berbahan timah di Mentok. (babel.antaranews.com/ Donatus DP)
Mentok, Babel (ANTARA) - Sebanyak 23 peserta Siswa Mengenal Nusantara (SMN) asal Sulawesi Tenggara (Sultra) belajar membuat kerajinan berbahan baku timah di salah satu perajin di Mentok, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
"Mereka kami kenalkan proses membuat kerajinan berbahan baku timah murni untuk menambah wawasan dan keterampilan yang bisa menjadi modal setelah pulang ke daerah masing-masing," kata perajin pewter atau kerajinan timah, Winarto, di Mentok, Sabtu.
Kegiatan SMN 2019 di Provinsi Bangka Belitung itu diselenggarakan secara bersama oleh tiga perusahaan BUMN, yaitu PT Timah (Persero) Tbk selaku PIC, PT Surveyor Indonesia (Persero), dan Perum LKBN ANTARA selaku Co-PIC.
Menurut dia, kerajinan berbahan timah masih memiliki peluang cukup besar untuk dikembangkan, sedangkan proses pengerjaan cukup ramah lingkungan.
"Kami kenalkan mereka pada proses pengerjaan, mulai dari pengecoran, perakitan, hingga 'finishing', dan sedikit pengetahuan mengenai pola pemasaran kerajinan berbahan timah," kata dia.
Menurut dia, proses pengerjaan kerajinan berbahan timah cukup sederhana, namun membutuhkan keterampilan dan ketelitian agar produk yang dihasilkan unik dan menarik.
"Pada proses ini kami menggunakan timah murni, namun mungkin saja nanti para peserta mengganti bahan baku yang ada dan sesuai potensi di daerahnya," ujar dia.
Para peserta cukup antusias mengikuti seluruh proses pengerjaan kerajinan itu, ada beberapa di antara mereka yang mencoba proses pengecoran dan perakitan.
Salah satu peserta, Ibnu Salim, mengaku senang bisa belajar secara langsung membuat kerajinan itu kepada perajin yang berpengalaman tersebut.
Ia menyatakan kemungkinan ke depan bisa menerapkan di daerah asalnya.
"Bahan baku hampir sama dengan logam yang ada di daerah kami, mungkin pola pengolahan atau pembuatan ini nantinya bisa diterapkan," kata dia.
"Mereka kami kenalkan proses membuat kerajinan berbahan baku timah murni untuk menambah wawasan dan keterampilan yang bisa menjadi modal setelah pulang ke daerah masing-masing," kata perajin pewter atau kerajinan timah, Winarto, di Mentok, Sabtu.
Kegiatan SMN 2019 di Provinsi Bangka Belitung itu diselenggarakan secara bersama oleh tiga perusahaan BUMN, yaitu PT Timah (Persero) Tbk selaku PIC, PT Surveyor Indonesia (Persero), dan Perum LKBN ANTARA selaku Co-PIC.
Menurut dia, kerajinan berbahan timah masih memiliki peluang cukup besar untuk dikembangkan, sedangkan proses pengerjaan cukup ramah lingkungan.
"Kami kenalkan mereka pada proses pengerjaan, mulai dari pengecoran, perakitan, hingga 'finishing', dan sedikit pengetahuan mengenai pola pemasaran kerajinan berbahan timah," kata dia.
Menurut dia, proses pengerjaan kerajinan berbahan timah cukup sederhana, namun membutuhkan keterampilan dan ketelitian agar produk yang dihasilkan unik dan menarik.
"Pada proses ini kami menggunakan timah murni, namun mungkin saja nanti para peserta mengganti bahan baku yang ada dan sesuai potensi di daerahnya," ujar dia.
Para peserta cukup antusias mengikuti seluruh proses pengerjaan kerajinan itu, ada beberapa di antara mereka yang mencoba proses pengecoran dan perakitan.
Salah satu peserta, Ibnu Salim, mengaku senang bisa belajar secara langsung membuat kerajinan itu kepada perajin yang berpengalaman tersebut.
Ia menyatakan kemungkinan ke depan bisa menerapkan di daerah asalnya.
"Bahan baku hampir sama dengan logam yang ada di daerah kami, mungkin pola pengolahan atau pembuatan ini nantinya bisa diterapkan," kata dia.
Pewarta : Donatus Dasapurna Putranta
Editor : Hernawan Wahyudono
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bambang Soesatyo apresiasi kerja keras MPR 2019-2024 jaga stabilitas politik
25 September 2024 13:42 WIB, 2024
Bambang Soesatyo buka sidang paripurna akhir dengan dua bait pantun
25 September 2024 13:39 WIB, 2024
Pembalap Ferrari Charles Leclerc rasakan emosi sama dengan saat juarai GP Italia 2019
02 September 2024 7:53 WIB, 2024
Ketua DPRD Kolaka lantik Djoni Gerry PAW sisa masa jabatan 2019-2024
18 January 2024 15:18 WIB, 2024
Dikbud Sulawesi Tenggara bantah dana BOS 2019 direalisasi pada anggaran 2020
21 December 2021 17:36 WIB, 2021
PANRB tidak akan mengangkat pegawai baru hingga 2023 usai seleksi CPNS 2019
18 November 2020 19:12 WIB, 2020
Terpopuler - Seputar Sultra
Lihat Juga
Kejari Muna tahan tiga kepala dinas terkait korupsi proyek stadion sepak bola
25 February 2026 5:53 WIB
Wali Kota Baubau minta Tim Safari Ramadhan siarkan dakwah yang menyejukkan
23 February 2026 4:06 WIB
Pemkot Kendari tetapkan besaran zakat fitrah Ramadhan 2026 Rp50 ribu per jiwa
19 February 2026 22:14 WIB