Kendari  (Antaranews Sultra) - Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Sulawesi Tenggara menyiapkan karateka terbaik menghadapi prakualifikasi Pekan Olahraga Nasional pada September 2019 di Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Forki Sultra Isnain Kimi di Kendari, Rabu, mengatakan para karateka yang akan berjuang merebut tiket PON XX/2020 sudah terseleksi melalui Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sultra XIII.

"Forki tidak kesulitan menjaring karateka yang akan berjuang merebut tiket PON XX karena sudah terdeteksi pada Porprov yang berlangsung di Kabupaten Kolaka Desember 2018," kata Isnain.

Karateka juara I dan juara II pada setiap nomor pertandingan diprioritaskan mewakili Forki Sultra pada ajang pra-PON sepanjang yang bersangkutan tidak menemui kendala, antara lain, sakit atau mengundurkan diri karena sesuatu hal.

Karateka Forki Sultra akan berlaga pada 4 nomor kata (penampilan jurus), 5 kelas kumite putri dan 6 kelas kumite putra.

"Atlet akan menjalani latihan terpusat sekitar empat bulan atau setelah Puasa Ramadhan. Selama Pelatda berjalan tim pelatih akan mengevaluasi peluang para atlet, sehingga terbuka peluang pergeseran atlet menghadapi Pra-PON," kata Isnain.

Ia mengakui persaingan memperebutkan tiket PON XX akan berjalan ketat karena semua karateka yang membawa simbol daerahnya mengusung tekad meraih tiket PON.

"Karateka tuan rumah NTT yang dikenal sebagai lumbung atlet nasional paling berpeluang. Biasanya atlet tuan rumah memiliki motivasi yang kuat untuk meraih prestasi tertinggi," ujarnya.

Pewarta : Sarjono
Editor : Hernawan Wahyudono
Copyright © ANTARA 2024