Sultra Dorong Peningkatan Kualitas Produk Makanan Olahan
Kamis, 11 Agustus 2016 9:14 WIB
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sultra Siti Saleha. (FOTO ANTARA)
Kendari (Antara News) - Pemerintah Provionsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mendorong peningkatan kualitas produk makanan olahan di daerah ini agar memiliki daya saing pada era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)
"Memasuki era MEA seperti sekarang ini, maka kita mendorong peningkatan kuaitas produk unggulan makanan olahan yang ada di daerah ini," kata Kepala Dinas Perindag Sultra, Sitti Saleha, di Kendari, Rabu.
Ia mengatakan, kalau kualitas produk makanan olahan itu sudah standar maka pemerintah akan membantu mempasilitasi untuk promosi atau membantu dalam segi pemasaran. "Upaya pemerintah untuk mendorong industri makanan olahan ini dengan memfasilitasi promosi, memberikan bantuan desain kemudian kemasan," ujarnya.
Dijelaskan, perbaikan pengemasan produk makanan olahan akan menambah daya saing dalam memasuki pasar global. "Dari segi kebersihan dan rasa, kualitas produk makanan olahan industri kecil menengah (IKM) dari Sultra sebenarnya tidak kalah dengan produk unggulan makanan olahan UMKM dari daerah lain," katanya.
Tetapi lanjut Saleha, dari sesi packaging atau pengemasan, memang masih perlu ada peningkatan. "Memang sebagian pengusaha industri kecil menengah sudah ada yang berusaha mengemas produk makanan secara baik sehingga terkesan lebih menarik," katanya.
"Memasuki era MEA seperti sekarang ini, maka kita mendorong peningkatan kuaitas produk unggulan makanan olahan yang ada di daerah ini," kata Kepala Dinas Perindag Sultra, Sitti Saleha, di Kendari, Rabu.
Ia mengatakan, kalau kualitas produk makanan olahan itu sudah standar maka pemerintah akan membantu mempasilitasi untuk promosi atau membantu dalam segi pemasaran. "Upaya pemerintah untuk mendorong industri makanan olahan ini dengan memfasilitasi promosi, memberikan bantuan desain kemudian kemasan," ujarnya.
Dijelaskan, perbaikan pengemasan produk makanan olahan akan menambah daya saing dalam memasuki pasar global. "Dari segi kebersihan dan rasa, kualitas produk makanan olahan industri kecil menengah (IKM) dari Sultra sebenarnya tidak kalah dengan produk unggulan makanan olahan UMKM dari daerah lain," katanya.
Tetapi lanjut Saleha, dari sesi packaging atau pengemasan, memang masih perlu ada peningkatan. "Memang sebagian pengusaha industri kecil menengah sudah ada yang berusaha mengemas produk makanan secara baik sehingga terkesan lebih menarik," katanya.
Pewarta : Suparman
Editor : Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
Bank Indonesia: Utang luar negeri tembus 437,9 miliar dolar AS pada Februari 2026
15 April 2026 14:55 WIB