Fisip UHO Buka Program Studi Hubungan Internasional
Kamis, 8 Januari 2015 13:27 WIB
Kendari (Antara News) - Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik (Fisip), Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Sulawesi Tenggara, buka Program Studi (Prodi) baru yakni Hubungan Internasional (HI).
Dekan Fisip UHO, DR Bahtiar, di Kendari, mengatakan, nantinya Prodi baru tersebut akan diitegrasikan kedalam Jurusan Administrasi.
"Saat ini kita persiapkan Prodi HI, dan kita sudah membuka pendaftarannya. Nantinya Prodi ini akan masuk kedalam Jurusan Ilmu Administrasi,"ujarnya.
Ia menambahkan, dengan dibuka Prodi Hubungan Internasional, sebagai respons terhadap tingkat persaingan dalam ranah pendidikan yang berkembang semakin ketat, khususnya jenjang perguruan tinggi.
Menurutnya, Pembukaan program studi baru tersebut merupakan komitmen Universitas untuk meningkatkan kualitas akademik.
"Kita harapkan dengan dibukanya prodi baru ini, dapat memberikan masukan akademis dalam bidang kajian politik secara luas dan kajian hubungan internasional secara khusus," katanya.
Menyikapi sarana penunjang keberlanjutan prodi baru tersebut, Dekan Fisip UHO itu menambahkan saat ini ketersediaan dosen yang akan mengajar sudah dipenuhi dan untuk prasarana penunjang lainnya sudah dianggap cukup memadai.
"Kita telah menyiapkan Dosen yang kompeten di bidang itu, minimal tenaga pengajar yang dapat memberikan mata kuliah dasar,"ujarnya.
Dekan Fisip UHO, DR Bahtiar, di Kendari, mengatakan, nantinya Prodi baru tersebut akan diitegrasikan kedalam Jurusan Administrasi.
"Saat ini kita persiapkan Prodi HI, dan kita sudah membuka pendaftarannya. Nantinya Prodi ini akan masuk kedalam Jurusan Ilmu Administrasi,"ujarnya.
Ia menambahkan, dengan dibuka Prodi Hubungan Internasional, sebagai respons terhadap tingkat persaingan dalam ranah pendidikan yang berkembang semakin ketat, khususnya jenjang perguruan tinggi.
Menurutnya, Pembukaan program studi baru tersebut merupakan komitmen Universitas untuk meningkatkan kualitas akademik.
"Kita harapkan dengan dibukanya prodi baru ini, dapat memberikan masukan akademis dalam bidang kajian politik secara luas dan kajian hubungan internasional secara khusus," katanya.
Menyikapi sarana penunjang keberlanjutan prodi baru tersebut, Dekan Fisip UHO itu menambahkan saat ini ketersediaan dosen yang akan mengajar sudah dipenuhi dan untuk prasarana penunjang lainnya sudah dianggap cukup memadai.
"Kita telah menyiapkan Dosen yang kompeten di bidang itu, minimal tenaga pengajar yang dapat memberikan mata kuliah dasar,"ujarnya.
Pewarta : La Ode Abdul Rahman
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Danantara soroti pentingnya reformasi kelembagaan usai revisi outlook moody's
06 February 2026 14:52 WIB
Menkeu Purbaya meyakini keraguan Moody's bakal hilang usai lihat kinerja RI
06 February 2026 13:28 WIB
BPN Muna Barat dampingi peninjauan lokasi pembangunan Bulog di Desa Kasimpa
22 December 2025 22:46 WIB
Prabowo anggarkan Rp60 juta untuk perbaikan hunian rusak di Aceh, Sumut, dan Sumbar
08 December 2025 7:35 WIB
Prabowo gelar dialog terbuka bersama tokoh ormas, buruh, dan lintas agama
02 September 2025 8:03 WIB
BPN Muna Barat terima kunjungan Kabid Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah Kanwil BPN Sultra
25 August 2025 17:10 WIB
Terpopuler - Seputar Sultra
Lihat Juga
Rombongan kendaraan pejabat Pemprov Sultra kecelakaan saat perjalanan ke Baubau
05 March 2026 17:36 WIB
Pemkot Kendari: Rp35 miliar anggaran THR ASN disalurkan dua pekan sebelum Lebaran
05 March 2026 3:10 WIB
ASDP Baubau klarifikasi dugaan penyelahgunaan tiket dan penegasan prosedur pembelian manual
04 March 2026 14:24 WIB