
Satgas Kendari sebut Kasus aktif COVID-19 tersisa dua pasien

Kendari (ANTARA) - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, menyebut kasus aktif pasien terinfeksi SARS-CoV-2 di daerah itu tersisa dua orang dan satu kelurahan berstatus zona kuning atau risiko sedang penyebaran COVID-19.
Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kendari Algazali di Kendari, Kamis menjelaskan kasus aktif COVID-19 di kota itu, masing-masing satu orang dari Kecamatan Kendari Barat dan Baruga.
"Kedua pasien atau kasus aktif tersebut saat ini melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing karena berada pada ketegori orang tanpa gejala (OTG)," katanya.
Dia menjelaskan bahwa jumlah akumulatif kasus infeksi virus corona di Kota Kendari total 7.719 orang dengan jumlah penderita yang sudah sembuh seluruhnya 7.622 orang dan pasien yang meninggal dunia 95 orang.
Algazali mengingatkan semua pihak untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, utamanya memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan ketika menjalankan aktivitas produktif sehari-hari.
"Tetap selalu patuhi protokol kesehatan, ini penting agar kita bisa keluar dari pandemi COVID-19 dan tidak ada lagi tambahan kasus positif baru serta demi mencegah gelombang ketiga COVID-19," kata dia.
Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Kendari itu juga mengajak masyarakat agar mengikuti vaksinasi yang digalakkan pemerintah sebagai upaya meningkatkan imun tubuh, sehingga terbentuk ketahanan kelompok dalam mencegah dari infeksi virus corona jenis baru dan variannya.
Pewarta : Muhammad Harianto
Editor:
Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2026
