Logo Header Antaranews Sultra

Rilis lagu "Lost", HNATA mengajak penyanyi lain berkolaborasi

Sabtu, 13 Juni 2020 18:24 WIB
Image Print
Artwork lagu "Lost" HNATA. (HO)

Jakarta (ANTARA) - Gilang Wisnandar dari Rebelsuns kembali merilis lagu baru di bawah proyek solonya HNATA berjudul “Lost” yang juga menjadi single ketiga dari mini album yang akan rilis akhir tahun ini.

Kali ini, HNATA untuk pertama kalinya menggandeng penyanyi lain berkolaborasi di lagunya. HNATA berkolaborasi dengan Amanggarani Aysha atau dikenal dengan nama panggung Noni.

“Pertama kali saya mendengar lagu-lagu Noni, saya langsung menyadari betapa bertalentanya dia. Ditambah lagi setelah saya melihat profilnya, dia juga mendengar banyak musik Korea yang juga saya suka," kata HNATA dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Melalui lagu “Lost”, HNATA ingin memperlihatkan warna baru dengan sebuah lagu yang memadukan genre musik R&B dan sentuhan Korean Hip-Hop. Lagu ini terinspirasi berat oleh DPR Live, Penomeco, NIKI, GOT7, dan beberapa artis lainnya.

“ini adalah lagu yang mempunyai cerita, ada dua perspektif dalam lagu ini - seorang laki-laki yang insecure dan agak sinis yang kemudian bertemu dengan seorang perempuan yang memiliki rasa percaya diri yang lebih tinggi dibandingkan si laki-laki,” papar HNATA.

“Lagu ini sedikit satiris juga, dan saya ingin terus menciptakan lagu tentang situasi yang sering dihadapi oleh orang yang ada di sekitaran hidup saya, seperti PDKT dalam budaya Indonesia modern," sambungnya.

Lirik “Lost” ditulis oleh Gilang Wisnandar dengan bantuan Noni dan Marcello Laksono (Cellosux). Proses produksi “Lost” digarap oleh Gilang Wisnandar, GOONZ (MVRCK, Mothern) dan Rino Darusman (Max Lawrence & HUI).

Sementara untuk aransemen digarap dengan tim yang sama dan Sambadha Wahyadyatmika (Coldiac). Mixing dikerjakan oleh Geddi Jaddi Membummi dan dimaster oleh Dimas Pradipta di Studio Sum It!, Jakarta.

"Lost" sudah dapat didengarkan oleh penikmat musik melalui layanan musik digital.



Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2026