Evan Dimas-Zulfiandi masuk "starting eleven", Saddil Ramdani tampil lawan Thailand

id timnas u22,indra sjafri,evan dimas,zulfiandi,sea games 2019

Evan Dimas-Zulfiandi masuk "starting eleven", Saddil Ramdani tampil lawan Thailand

Evan Dimas. ANTARA/Michael Siahaan.

Manila, Filipina (ANTARA) - Dua pemain senior, yang berusia di atas 22 tahun, Evan Dimas dan Zulfiandi masuk dalam daftar skuat pertama (starting list) tim nasional U-22 Indonesia dalam laga kontra Thailand di Grup B SEA Games 2019, Selasa.

Di pertandingan yang berlangsung di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, penampilan Evan dan Zulfiandi di lini tengah didukung oleh Syahrian Abimanyu.

Di lini depan, pelatih timnas U-22 Indonesia Indra Sjafri menempatkan Saddil Ramdani, Egy Maulana Vikri dan penyerang tengah Muhammad Rafli.

Sementara untuk mengawal pertahanan, skuat berjuluk Garuda Muda menugaskan Bagas Adi, kapten Andy Setyo, Asnawi Mangkualam Bahar dan Firza Andika. Posisi penjaga gawang dipercayakan kepada Nadeo Arga Winata.

Di kubu Thailand, pelatih Akira Nishino memainkan para pemain andalannya seperti Shinnapahat Leeaoh, Supachai Chaided, Saringkan Promsupa dan Suphanat Mueanta.

Namun, Akira membangkucadangkan penyerang timnas U-22 yang juga bagian dari timnas senior yaitu Supachok Sarachat. Supachok merupakan pencetak dua gol ke gawang timnas Indonesia saat Thailand menaklukkan Indonesia 3-0 di laga Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022.



Pertandingan Thailand versus Indonesia di Grup B SEA Games 2019 dipimpin oleh wasit Ismaeel Habib Ali Ismael dari Bahrain.

Berikut susunan pemain kedua tim.

Timnas U-22 Thailand: Nont Muangngam-pg, Thitathorn Auksornsri, Shinnaphat Leeaoh, Srayut Sompim, Saringkan Promsupa, Anon Amornlertsak (kapten), Jaroensak Wonggorn, Chatmongkol Tongkiri, Kritsada Kaman, Supachai Chaided, Suphanat Mueanta.

Timnas U-22 Indonesia: Nadeo Arga Winata-pg, Andy Setyo (kapten), Bagas Adi, Asnawi Mangkualam, Firza Andika, Evan Dimas Darmono, Syahrian Abimanyu, Zulfiandi, Saddil Ramdani, Egy Maulana Vikri, Muhammad Rafli.
 
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar