
Bupati Resmikan Penggunaan "Kolaka Safety Driving Centre"

Kolaka (Antara News) - Bupati Kolaka Ahmad Safei, Jumat meresmikan penggunaan gedung "Kolaka Safety Driving Centre (KSDC)" yang dibangun oleh PT Antam Tbk melalui dana corporate social responsibility (CSR).
Bupati Kolaka Ahmad Safei usai meresmikan penggunaan bangunan itu mengatakan sebelum pembangunan KSDC itu dilakukan banyak permintaan terutama dari jamaah masjid Agung Khaera Ummah karena letaknya berada di sisi kiri masjid tersebut.
"Sebelum dibangun beberapa jamaah meminta ada pos polisi berjaga agar pengendara utamanya kalangan muda tidak mengganggu orang yang sementara melaksanakan shalat," katanya.
Sehingga, kata dia, tercetus dalam pikiran untuk membangun satu tempat layanan masyarakat di derah itu agar kegiatan pengendara khususnya generasi muda bisa teratasi tanpa harus dilarang.
Untuk itu lanjut Safei pihak Antam melalui dana CSR membantu membangun kantor pelayanan itu untuk dimanfaatkan sebagai tempat belajar mengemudi.
"Sarana publik yang dibangun ini nantinya akan membantu pemerintah dalam memberikan pelayanan masyarakat mengurus surat izin mengemudi," ungkap mantan Sekda Kolaka itu.
Safei juga berharap agar gedung ini bisa terawat dan dijaga karena berhubungan dengan kepolisian dalam mengurus SIM dan pembelajaran pengemudi.
Gedung KSDC, lanjut Safei, juga dapat dikelola oleh pihak ketiga, sehingga pihak Pemerintah daerah setempat akan tegas karena bangunan ini merupakan milik pemerintah daerah.
Sebelumnya Vice Presiden PT. Antam Unit Bisnis Pertambangan Nikel (UBPN) Sultra ,Dadang Hadi Praptomo mengatakan dalam rangka membina kerukunan yang baik terhadap pemerintah dan komponen masyarakat dengan melakukan kontribusi melalui dana CSR.
"Kami menyerahkan satu gedung kepada pemerintah yang dibangun dari dana CSR perusahaan," katanya.
Gedung dibangun ini, kata dia, untuk dijadikan pembelajaran masyarakat dalam mengemudi dan melatih tentang keselamatan berkendaraan.
Bantuan ini juga merupakan kontribusi yang positif Antam khususnya pada sektor pembangunan sarana dan prasarana publik.
"Kami berharap bantuan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat dan Pemerintah paling tidak bisa membantu dalam mengurangi risiko keselamatan dan menjadi budaya tertib berlalu lintas," ungkap Dadang.
Pewarta : Darwis Sarkani
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
