Hamas akan memilih pemimpin politik baru gantikan Ismail Haniyeh
Minggu, 4 Agustus 2024 18:48 WIB
Petinggi organisasi perlawanan Palestina Hamas telah memulai proses pemilihan pemimpin biro politik baru menggantikan Ismail Haniyeh yang dibunuh di Iran, Rabu (31/7/2024)/HO-Anadolu/www.aa.com.tr
Gaza City, Palestina (ANTARA) - Petinggi organisasi perlawanan Palestina Hamas telah memulai proses pemilihan pemimpin biro politik baru untuk menggantikan Ismail Haniyeh yang dibunuh di Iran pekan lalu.
"Menyusul syahidnya pemimpin kami (Haniyeh), gerakan telah memulai proses musyawarah yang luas di antara para petinggi dan badan penasihat untuk memilih ketua baru gerakan," demikian menurut pernyataan Hamas pada Sabtu (3/8).
Hamas menegaskan bahwa pembunuhan Haniyeh hanya akan membuat "Hamas dan perlawanan Palestina semakin kuat dan semakin mantap untuk melanjutkan jejak langkah Haniyeh".
Hasil musyawarah tersebut akan diumumkan begitu selesai dilaksanakan, demikian pernyataan organisasi itu.
Ismail Haniyeh meninggal dunia pada Rabu (31/7) dini hari dalam serangan yang menurut pemerintah Iran didalangi Israel. Selain Haniyeh, seorang pengawalnya juga turut meninggal.
Haniyeh berada di Teheran untuk menghadiri upacara pelantikan Masoud Pezeshkian sebagai Presiden baru Iran pada Selasa (30/7).
Usai dishalatkan di Universitas Teheran, jenazah Haniyeh pada Jumat (2/8) diterbangkan ke Qatar untuk kembali dishalatkan serta dimakamkan di sana.
Sumber: Anadolu-OANA
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Hamas mulai pilih pemimpin politik baru pengganti Haniyeh
"Menyusul syahidnya pemimpin kami (Haniyeh), gerakan telah memulai proses musyawarah yang luas di antara para petinggi dan badan penasihat untuk memilih ketua baru gerakan," demikian menurut pernyataan Hamas pada Sabtu (3/8).
Hamas menegaskan bahwa pembunuhan Haniyeh hanya akan membuat "Hamas dan perlawanan Palestina semakin kuat dan semakin mantap untuk melanjutkan jejak langkah Haniyeh".
Hasil musyawarah tersebut akan diumumkan begitu selesai dilaksanakan, demikian pernyataan organisasi itu.
Ismail Haniyeh meninggal dunia pada Rabu (31/7) dini hari dalam serangan yang menurut pemerintah Iran didalangi Israel. Selain Haniyeh, seorang pengawalnya juga turut meninggal.
Haniyeh berada di Teheran untuk menghadiri upacara pelantikan Masoud Pezeshkian sebagai Presiden baru Iran pada Selasa (30/7).
Usai dishalatkan di Universitas Teheran, jenazah Haniyeh pada Jumat (2/8) diterbangkan ke Qatar untuk kembali dishalatkan serta dimakamkan di sana.
Sumber: Anadolu-OANA
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Hamas mulai pilih pemimpin politik baru pengganti Haniyeh
Pewarta : Nabil Ihsan
Editor : Faidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Netanyahu akui Israel serang Gaza dengan 153 ton bom saat gencatan senjata
21 October 2025 11:42 WIB
Langkah nyata Indonesia untuk Gaza: Prabowo hadiri KTT Internasional di Kairo
13 October 2025 10:04 WIB
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Iran tolak proyek AS di Selat Hormuz, sebut krisis tak bisa diselesaikan militer
05 May 2026 13:43 WIB