Presiden Jokowi panen jagung di Boalemo Gorontalo
Senin, 22 April 2024 16:43 WIB
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) melakukan panen jagung di Desa Kotaraja Kecamatan Dulupi, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, Senin (22/4). (ANTARA/HO-Diskominfotik Provinsi Gorontalo)
Gorontalo (ANTARA) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan panen jagung di Desa Kotaraja Kecamatan Dulupi, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, Senin.
Di hari keduanya berkunjung di Gorontalo, Presiden melakukan panen jagung didampingi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Penjabat Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya.
"Produksi jagung kita terus meningkat. Terkait dengan harga, tahun lalu bisa mencapai Rp8.000/kilogram, sekarang turun menjadi Rp4 ribu hingga Rp5 ribu per kilogram," kata Presiden Jokowi.
Artinya kalau harga sudah turun seperti itu, produksinya pasti melimpah. "Kita harapkan dua-duanya, produksinya naik tetapi juga harganya meningkat. Pemerintah harus melakukan pembelian melalui Bulog," kata Presiden.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman berharap Bulog segera menyerap produksi jagung dalam negeri agar harga tidak jatuh. Utamanya di sejumlah sentra produksi jagung seperti di Provinsi Gorontalo.
"Kami harap betul agar Bulog bergerak. Kalau terus menerus seperti ini kapan selesainya itu impor," kata Amran.
Guna meningkatkan produksi jagung, Kementerian Pertanian melalui Direktorat Perbenihan mengalokasikan bantuan benih senilai Rp65, 61 miliar ke Provinsi Gorontalo.
Bantuan tersebut terdiri dari benih padi untuk lahan seluas lima ribu hektare senilai Rp2,92 miliar dan benih jagung dengan luas lahan 69.660 hektare sebesar Rp62,69 miliar.
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) melakukan panen jagung di Desa Kotaraja Kecamatan Dulupi, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, Senin (22/4). (ANTARA/HO-Diskominfotik Provinsi Gorontalo)
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Presiden Jokowi panen jagung di Gorontalo
Di hari keduanya berkunjung di Gorontalo, Presiden melakukan panen jagung didampingi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Penjabat Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya.
"Produksi jagung kita terus meningkat. Terkait dengan harga, tahun lalu bisa mencapai Rp8.000/kilogram, sekarang turun menjadi Rp4 ribu hingga Rp5 ribu per kilogram," kata Presiden Jokowi.
Artinya kalau harga sudah turun seperti itu, produksinya pasti melimpah. "Kita harapkan dua-duanya, produksinya naik tetapi juga harganya meningkat. Pemerintah harus melakukan pembelian melalui Bulog," kata Presiden.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman berharap Bulog segera menyerap produksi jagung dalam negeri agar harga tidak jatuh. Utamanya di sejumlah sentra produksi jagung seperti di Provinsi Gorontalo.
"Kami harap betul agar Bulog bergerak. Kalau terus menerus seperti ini kapan selesainya itu impor," kata Amran.
Guna meningkatkan produksi jagung, Kementerian Pertanian melalui Direktorat Perbenihan mengalokasikan bantuan benih senilai Rp65, 61 miliar ke Provinsi Gorontalo.
Bantuan tersebut terdiri dari benih padi untuk lahan seluas lima ribu hektare senilai Rp2,92 miliar dan benih jagung dengan luas lahan 69.660 hektare sebesar Rp62,69 miliar.
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) melakukan panen jagung di Desa Kotaraja Kecamatan Dulupi, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, Senin (22/4). (ANTARA/HO-Diskominfotik Provinsi Gorontalo)
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Presiden Jokowi panen jagung di Gorontalo
Pewarta : Susanti Sako
Editor : Zabur Karuru
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polda Metro tetapkan 8 tersangka tuduhan ijazah palsu Jokowi, ijazah terbukti asli
07 November 2025 12:05 WIB
Transisi kepemimpinan dari Jokowi ke Prabowo diapresiasi dunia, kata Presiden RI
15 August 2025 12:55 WIB
Terpopuler - Nasional
Lihat Juga
BMKG keluarkan peringatan dini gelombang laut tinggi 11-14 Februari di perairan Indonesia
11 February 2026 11:55 WIB
BPJS: Atlet kategori pakerja nonformal dan miliki risiko tinggi perlu diberikan perlindungan sosial
11 February 2026 11:51 WIB
Kemenhaj gelar Manasik Haji Nasional serentak di seluruh Indonesia jelang pemberangkatan haji
11 February 2026 11:28 WIB
ANTARA: AI hanya boleh menjadi jadi alat bantu, bukan penentu dalam karya jurnalistik
10 February 2026 10:44 WIB
ANTARA: Jurnalisme harus hadirkan fakta dan tanggung jawab sosial kepada publik
08 February 2026 21:32 WIB