Pemkab OKU Sumsel tetapkan status siaga darurat bencana alam
Minggu, 14 Januari 2024 16:51 WIB
Personel BPBD OKU mengevakuasi korban banjir di Kecamatan Lubuk Batang. (ANTARA/Edo Purmana/Arsip)
Baturaja (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan, menetapkan status siaga darurat bencana alam banjir, tanah longsor dan angin puting beliung memasuki puncak musim hujan yang diprediksi terjadi pada akhir Januari 2024.
Manajer Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ogan Komering Ulu Gunalfi di Baturaja, Minggu mengatakan status siaga darurat bencana ini ditetapkan berdasarkan surat keputusan Bupati OKU Nomor 300.2.3/731/KPTS/XLIV/2023 tentang status keadaan siaga darurat bencana banjir, tanah longsor dan angin puting beliung di wilayah Kabupaten OKU.
Dalam surat keputusan tersebut, BPBD diminta meningkatkan kapasitas personel penanggulangan bencana agar banjir dan tanah longsor dapat ditanggulangi sedini mungkin.
Kemudian juga menyiapkan personel dan peralatan penanggulangan bencana dan mengaktifkan posko siaga banjir dan tanah longsor mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga tingkat desa.
Dia menjelaskan penetapan status siaga darurat bencana dilakukan mengingat curah hujan yang terjadi di Kabupaten OKU sejak beberapa hari terakhir dengan waktu yang lama sangat berpotensi menimbulkan bencana banjir dan tanah longsor.
Oleh sebab itu, kata dia, status siaga darurat bencana ditetapkan khususnya di daerah rawan banjir dan tanah longsor agar bencana alam dapat ditanggulangi sedini mungkin.
Adapun daerah rawan bencana banjir di Kabupaten OKU meliputi Kecamatan Ulu Ogan, Muara Jaya, Semidang Aji, Baturaja Barat, Baturaja Timur, Lubuk Batang, Peninjauan, Kedaton Peninjauan Raya, Sosoh Buay Rayap dan Lengkiti.
Sementara, daerah rawan longsor yaitu di Kecamatan Ulu Ogan, Muara Jaya, Pengandonan dan sepanjang daerah aliran sungai (DAS) Ogan di Kabupaten OKU.
Terkait hal itu, ia mengimbau masyarakat khususnya yang bermukim di dataran tinggi dan sekitar DAS Ogan untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi bencana alam supaya tidak menimbulkan korban jiwa.
"Bencana alam dapat terjadi kapan saja sehingga masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan agar tidak menimbulkan korban jiwa," ujarnya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kabupaten OKU ditetapkan status siaga darurat bencana alam
Manajer Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ogan Komering Ulu Gunalfi di Baturaja, Minggu mengatakan status siaga darurat bencana ini ditetapkan berdasarkan surat keputusan Bupati OKU Nomor 300.2.3/731/KPTS/XLIV/2023 tentang status keadaan siaga darurat bencana banjir, tanah longsor dan angin puting beliung di wilayah Kabupaten OKU.
Dalam surat keputusan tersebut, BPBD diminta meningkatkan kapasitas personel penanggulangan bencana agar banjir dan tanah longsor dapat ditanggulangi sedini mungkin.
Kemudian juga menyiapkan personel dan peralatan penanggulangan bencana dan mengaktifkan posko siaga banjir dan tanah longsor mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga tingkat desa.
Dia menjelaskan penetapan status siaga darurat bencana dilakukan mengingat curah hujan yang terjadi di Kabupaten OKU sejak beberapa hari terakhir dengan waktu yang lama sangat berpotensi menimbulkan bencana banjir dan tanah longsor.
Oleh sebab itu, kata dia, status siaga darurat bencana ditetapkan khususnya di daerah rawan banjir dan tanah longsor agar bencana alam dapat ditanggulangi sedini mungkin.
Adapun daerah rawan bencana banjir di Kabupaten OKU meliputi Kecamatan Ulu Ogan, Muara Jaya, Semidang Aji, Baturaja Barat, Baturaja Timur, Lubuk Batang, Peninjauan, Kedaton Peninjauan Raya, Sosoh Buay Rayap dan Lengkiti.
Sementara, daerah rawan longsor yaitu di Kecamatan Ulu Ogan, Muara Jaya, Pengandonan dan sepanjang daerah aliran sungai (DAS) Ogan di Kabupaten OKU.
Terkait hal itu, ia mengimbau masyarakat khususnya yang bermukim di dataran tinggi dan sekitar DAS Ogan untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi bencana alam supaya tidak menimbulkan korban jiwa.
"Bencana alam dapat terjadi kapan saja sehingga masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan agar tidak menimbulkan korban jiwa," ujarnya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kabupaten OKU ditetapkan status siaga darurat bencana alam
Pewarta : Edo Purmana
Editor : Abdul Azis Senong
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PT Vale dan Dinkes Kolaka gelar pelatihan ACLS perkuat penanganan darurat jantung
25 April 2026 14:36 WIB
ANTAM salurkan bantuan dan tim tanggap darurat bencana di tiga provinsi Sumatera
24 December 2025 11:26 WIB
PT Vale perkuat sektor kesehatan di Morowali dan Kolaka lewat edukasi ISPA dan pelatihan gawat darurat
14 November 2025 18:01 WIB
Pemkab Lutim dan PT Vale perpanjang masa tanggap darurat kebocoran pipa di Towuti
06 September 2025 15:02 WIB
PT Vale gelar simulasi tanggap darurat dan luncurkan aplikasi peringatan dini di Malili
19 June 2025 16:28 WIB
Terpopuler - Nasional
Lihat Juga
Eks Komisaris KAI nilai kecelakaan kereta di Bekasi Timur bukan soal human error
04 May 2026 8:59 WIB
BMKG: Hujan lebat hingga petir berpotensi terjadi di berbagai wilayah Indonesia
30 April 2026 7:55 WIB
Data terbaru, KAI catat korban meninggal insiden kereta Bekasi Timur jadi 16 orang
29 April 2026 16:54 WIB
Kemenkum ingatkan penggunaan lagu tema ajang olahraga wajib patuhi hak cipta
29 April 2026 11:19 WIB