Kendari (ANTARA) - Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Kendari menyiagakan prajurit di seluruh pelabuhan penyeberangan di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024.

Komandan Lanal Kendari Kolonel Laut (P) Abdul Kadir Mulku Zahari saat ditemui di Kendari, Jumat, mengatakan bahwa hal itu berdasarkan hasil rapat koordinasi (Rakor) bersama di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Kendari.

"Hasil dari rapat tersebut nanti penanggung jawabnya sudah disusun tupoksinya masing-masing," kata Abdul Kadir.

Dia menyebutkan bahwa untuk persiapan Lanal Kendari sendiri, pihaknya akan menempatkan sejumlah personel di setiap pelabuhan penyeberangan dengan total prajurit yang akan diturunkan sebanyak 28 orang.

"Total 28 personel, jika ada kebutuhan khusus, akan ditambah sesuai dengan permintaan KSOP dan Pelindo," ujar Abdul Kadir.

Ia membeberkan bahwa untuk rinciannya, yakni di pelabuhan antar-kabupaten/kota seperti di Pelabuhan Wanci akan ditempatkan dua orang personel, Pelabuhan Nusantara lima personel, Pelabuhan ke Wawonii dua personel, penyeberangan Torobulu-Tampo lima personel, Pelabuhan Baubau lima personel, Pelabuhan Baubau-Tolandona (Buton Tengah) dua personel, dan Pelabuhan Pasarwajo dua personel.

"Sedangkan untuk pelabuhan antar-provinsi, yakni Pelabuhan Kolaka akan kami tempatkan lima orang personel, begitu juga di Pelabuhan Tobaku (Kolaka Utara)," ujarnya.

Abdul Kadir menjelaskan bahwa dalam menghadapi Nataru, pengamanan tersebut juga melibatkan beberapa stakeholder, seperti Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud), Kodim, Koramil, Polsek KP3, dan Kantor Kesehatan Pelabuhan untuk memberi rasa nyaman kepada masyarakat yang melaksanakan liburan Nataru.

"Ini mulai dilaksanakan tanggal 18 Desember 2023 sampai 10 Januari 2024," jelasnya.

Abdul Kadir juga menambahkan bahwa untuk mengantisipasi kemalangan di laut, pihaknya telah menyiagakan Kapal Angkatan Laut (KAL) Pulau Labengki yang sedia 24 jam apabila dibutuhkan untuk memberi pertolongan kepada masyarakat.

"Sama juga kita akan berkoordinasi dengan SAR untuk respon dan reaksi cepat apabila terjadi kemalangan di laut, tapi harapan kita tidak terjadi apa-apa semua lancar andaikata pun juga terjadi, intinya SAR sudah siap, Lanal sudah siap, dan Polairud juga sudah siap," tambah Abdul Kadir.

 

Pewarta : La Ode Muh. Deden Saputra
Editor : Zabur Karuru
Copyright © ANTARA 2024