Kendari (ANTARA) - Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara menyiapkan program untuk menanggulangi beberapa isu yang juga menjadi fokus program pemerintah pusat, diantaranya kemiskinan ekstrem, inflasi, masalah stunting, sampai pemberian bantuan kepada warga.

Bupati Konawe Utara Ruksamin, pada rangkaian pelaksanaan Rakor Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem bersama Bappeda yang diterima di Kendari, Selasa, mengatakan pihaknya gencar melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat terkait masalah kemiskinan ekstrem.

Alhasil, Pemkab Konawe Utara berhasil mendapatkan data yang menjadi acuan pemerintah pusat terkait angka kemiskinan di Kabupaten Konawe Utara.

Untuk itu, kata Ruksamin kegiatan rakor kali ini bertujuan untuk kembali mensinkronkan data serta menentukan langkah kebijakan strategis dalam menangani masalah kemiskinan, kesehatan, dan pemberian bantuan kepada masyarakat.

''Ketersediaan data ini sangat penting untuk kita dapat menentukan langkah penanganan untuk menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Konawe Utara. Dari data ini saya tidak mau lagi ada masyarakat yang sudah mendapatkan salah satu bantuan pemerintah, tetapi masih juga mendapatkan bantuannya yang lainnya," ujarnya.

Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Utara telah menyiapkan beberapa langkah strategis dalam menangani masalah kemiskinan diantaranya Program Pengeluaran Beban Masyarakat , Program Peningkatan pendapatan masyarakat, dan Program Penurunan Kantong-Kantong Kemiskinan.

Menindak lanjuti program ini, berdasarkan data yang telah dimiliki, Bupati Konawe Utara Ruksamin memerintahkan kepada jajarannya untuk turun langsung kepada masyarakat dalam rangka menyelesaikan masalah kemiskinan ekstrim ini.

''Sebentar selesai rapat, saya akan bagikan data ini untuk tiap-tiap dinas, yang belum punya rumah, Dinas Perumahan ini tugas anda bagaimana agar masyarakat bisa punya rumah. Untuk ketersediaan air bersih, ini akan terkait dengan angka stunting, jadi segera cek di lapangan, daerah mana saja yang belum ada air bersihnya,'' tambahnya.


 

Pewarta : Abdul Azis Senong
Editor : Hernawan Wahyudono
Copyright © ANTARA 2024