PLTS tepat untuk kawasan perumahan
Dokumentasi - Seorang warga pemilik panel surya, Agus Nurokhim, membersihkan panel Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di atap rumahnya di Sragi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Ahad (1/9/2019). Menurut warga itu, pembangunan panel senilai sekitar Rp20 juta dengan ukuran 2,5 meter x 4 meter tersebut mampu menghasilkan listrik sebesar 1.300 Watt per hari. (ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra/foc.)
PT Surya Utama Nuansa (SUN), perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan energi (PLTS) mandiri mendukung program elektrifikasi nasional sebesar 100 persen.
"Kami punya teknologi solar home system (SHS) off-grid, yakni sistem surya mandiri yang tidak perlu bantuan grid lain untuk menyala," kata Direktur SUN Roy Wijaya dalam keterangan kepada wartawan, Minggu.
Teknologi ini mudah diaplikasikan oleh siapapun, dimanapun dan kapanpun sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat aliran listrik dari energi bersih untuk meningkatkan taraf hidup ekonominya.
Roy mengungkapkan SUN telah memasok kebutuhan listrik bagi 2.885 rumah di enam provinsi pada skala rumah tangga.
Pembangkit listrik tenaga surya yang dikembangkan PT Surya Utama Nuansa (SUN). (HO SUN) Teknologi SHS off-grid bekerja menggunakan tenaga surya yang disimpan pada sebuah baterai. Besaran daya yang dihasilkan dari teknologi sistem SHS mampu menghidupkan mesin televisi, radio, kipas angin dan lampu.
Selain untuk rumah, PLTS ini juga dapat dimanfaatkan untuk kapal nelayan sehingga dapat menangkap ikan di malam hari. PLTS juga dapat dipergunakan untuk daerah-daerah yang sulit untuk dimasuki jaringan listrik.
SUN merupakan salah satu pengembang proyek sistem tenaga surya di Indonesia yang telah mengantongi proyek tenaga surya sebesar 50 MWp dalam kurun waktu empat tahun sejak berdiri pada tahun 2016.
SUN telah berpengalaman memasang panel surya di perumahan, gedung perkantoran, pabrik, mal, hotel, stasiun pengisian BBM, area pertambangan, perkebunan bahkan daerah terpencil yang belum dialiri listrik.
Pewarta : Ganet Dirgantara
Editor : Hernawan Wahyudono
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Perpres baru izinkan Pertamina impor energi AS, balas penurunan tarif Amerika
17 November 2025 12:27 WIB
Bahlil Lahadalia: Pemerataan energi jadi kunci keadilan untuk seluruh rakyat Indonesia
29 October 2025 8:30 WIB
DPR dorong pemerintah tindaklanjuti kerja sama energi Indonesia--Brazil secara konkret
24 October 2025 19:05 WIB
PT Vale resmikan Dormitory Limoloka dukung hilrasi nikel dan ketahanan energi
15 August 2025 12:46 WIB
Terpopuler - Umum
Lihat Juga
Ombudsman minta Pemkot Kendari tidak pilih kasih soal izin penertiban
11 December 2023 14:39 WIB, 2023