Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 39 pertandingan Piala Eropa UEFA tahun 2020 ditayangkan secara langsung di televisi Indonesia melalui stasiun televisi swasta 'free to air', RCTI.

“Ini menjadi ketujuh kalinya secara beturut-turut kami menjadi pemegang hak siar resmi Piala Eropa sejak tahun 1996. Kami berharap dapat memberikan tontonan terbaik di setiap pertandingan yang kami tayangkan,” ujar CEO RCTI Kanti Mirdiati di MNC Tower, Jakarta, Minggu.

Menurut Kanti, sebanyak 39 laga tersebut meliputi pertandingan fase grup, perempat final, semifinal hingga final.

Selain pertandingan, stasiun televisi yang berusia 30 tahun itu juga menayangkan acara pembukaan dan penutupan Piala Eropa UEFA 2020, program-program yang menampilkan informasi terkini serta cuplikan (highlight) pertandingan.

Di samping dari televisi, MNC Group yang juga menaungi RCTI juga mempublikasikan pertandingan berbayar melalui MNC Vision Networks (MVN). Total ada 51 pertandingan yang disediakan MVN via MNC Sports 1 dan MNC Sports 2.
 

Piala Eropa 2020 pada 12 Juni-12 Juli 2020 menjadi ajang yang spesial karena digelar sekaligus untuk memperingati 60 tahun bergulirnya turnamen tersebut.

Tidak seperti edisi-edisi sebelumnya, Piala Eropa 2020 berlangsung di 12 negara. Karena Piala Eropa 2020 memiliki enam grup, artinya setiap grup mempunyai dua negara sebagai tuan rumah.

Ada pun pembagiannya yaitu laga Grup A dilaksanakan di Roma (Italia) dan Baku (Azerbaijan), Grup B di Saint Peterseburg (Rusia) dan Kopenhagen (Denmark), Grup C di Amsterdam (Belanda) dan Bucharest (Rumania), Grup D di London (Inggris) dan Glasgow (Skotlandia), Grup E di Bilbao (Spanyol) dan Dublin (Irlandia) dan Grup F Munich (Jerman) dan Budapest (Hungaria).

UEFA melalui penasihat sepak bolanya Luis Figo menyebut bahwa mereka gembira masyarakat Indonesia turut merasakan gemerlapnya Piala Eropa tahun 2020.

“Piala Eropa 2020 adalah turnamen terbesar kami. Kami senang ini bisa ditayangkan di Indonesia,” tutur Figo yang sempat membawa tim nasional Portugal ke final Piala Eropa 2004.
 


Pewarta : Michael Siahaan
Editor : Hernawan Wahyudono
Copyright © ANTARA 2024