Bayi tujuh bulan terlempar tiga meter ditabrak truk
Sabtu, 30 November 2019 20:52 WIB
Rumah milik salah seorang warga Desa Singapura, Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten OKU hancur ditabrak dump truk, Sabtu. (ANTARA/Edo Purmana)
Baturaja (ANTARA) - Peristiwa tragis menimpa Renaldo (7 bulan) anak Cunliyan (23) warga Desa Singapura, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan terlempar sejauh tiga meter dari gendongan ayahnya setelah ditabrak truk yang nyasar ke perkarangan rumah warga setempat, Sabtu.
Bayi berusia tujuh bulan yang sedang digendong ayahnya tersebut terlempar sekitar tiga meter ke bebatuan saat ayah dan anak ini diseruduk truk muatan batu gunung dari arah Baturaja menuju Kabupaten Muaraenim yang dikemudikan Suwito (26) nyasar ke pekarangan rumah salah satu warga Desa Singapura, Kecamatan Semidang Aji pada Sabtu (30/11) sekitar pukul 06.00 WIB.
"Beruntung akibat peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Hanya saja sang bayi mengalami luka benjol cukup besar di kepala bagian tengah. Sedangkan Cungliyan menderita luka serius di bagian kaki kiri hingga terpaksa di bawa ke rumah sakit setempat," kata Kepala Desa Singapura, Ogan Komering Ulu (OKU), Herlikulis di Baturaja, Sabtu.
Menurut dia, peristiwa tersebut terjadi bermula saat korban menggendong anaknya di pinggir jalan desa setempat melihat truk yang dikemudikan Suwito meluncur dari arah Baturaja menuju Muaraenim keluar dari badan jalan hingga menabrak dua rumah warganya hingga rusak berat.
Rumah panggung semi permanen milik Sudirman yang dihuni oleh Rano (28) dan keluarganya roboh menimpa rumah milik Bahrul hingga mengalami rusak berat dan banyak perabotan rumah tangga yang hancur dalam peristiwa tersebut.
"Beruntung pemilik rumah yang saat itu ada di dalamnya buru-buru keluar menghindari tabrakan tersebut hingga semua selamat dari maut," katanya.
Sementara itu, Kapolres OKU AKBP Tito Hutauruk melalui Kapolsek Semidangaji, Iptu Bastari secara terpisah mengaku pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara atas peristiwa tersebut.
Menurut Kapolsek, dugaan sementara peristiwa kecelakaan tersebut disebabkan karena sopir truk bermuatan batu gunung bernama Suwito mengantuk berat hingga hilang kendali dan menabrak rumah warga setempat.
"Pelaku sudah kami amankan dan akan dites urine untuk memastikan kondisi sopir apakah sedang di bawah pengaruh narkoba saat mengemudi," tegasnya.
Bayi berusia tujuh bulan yang sedang digendong ayahnya tersebut terlempar sekitar tiga meter ke bebatuan saat ayah dan anak ini diseruduk truk muatan batu gunung dari arah Baturaja menuju Kabupaten Muaraenim yang dikemudikan Suwito (26) nyasar ke pekarangan rumah salah satu warga Desa Singapura, Kecamatan Semidang Aji pada Sabtu (30/11) sekitar pukul 06.00 WIB.
"Beruntung akibat peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Hanya saja sang bayi mengalami luka benjol cukup besar di kepala bagian tengah. Sedangkan Cungliyan menderita luka serius di bagian kaki kiri hingga terpaksa di bawa ke rumah sakit setempat," kata Kepala Desa Singapura, Ogan Komering Ulu (OKU), Herlikulis di Baturaja, Sabtu.
Menurut dia, peristiwa tersebut terjadi bermula saat korban menggendong anaknya di pinggir jalan desa setempat melihat truk yang dikemudikan Suwito meluncur dari arah Baturaja menuju Muaraenim keluar dari badan jalan hingga menabrak dua rumah warganya hingga rusak berat.
Rumah panggung semi permanen milik Sudirman yang dihuni oleh Rano (28) dan keluarganya roboh menimpa rumah milik Bahrul hingga mengalami rusak berat dan banyak perabotan rumah tangga yang hancur dalam peristiwa tersebut.
"Beruntung pemilik rumah yang saat itu ada di dalamnya buru-buru keluar menghindari tabrakan tersebut hingga semua selamat dari maut," katanya.
Sementara itu, Kapolres OKU AKBP Tito Hutauruk melalui Kapolsek Semidangaji, Iptu Bastari secara terpisah mengaku pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara atas peristiwa tersebut.
Menurut Kapolsek, dugaan sementara peristiwa kecelakaan tersebut disebabkan karena sopir truk bermuatan batu gunung bernama Suwito mengantuk berat hingga hilang kendali dan menabrak rumah warga setempat.
"Pelaku sudah kami amankan dan akan dites urine untuk memastikan kondisi sopir apakah sedang di bawah pengaruh narkoba saat mengemudi," tegasnya.
Pewarta : Edo Purmana
Editor : Hernawan Wahyudono
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Divpropam Polri gelar perkara kasus rantis Brimob tabrak ojol, tujuh personel diperiksa
01 September 2025 14:40 WIB
Mobil dinas Bupati Kuningan Jabar tabrak sepeda motor tiga orang tewas
03 April 2023 20:31 WIB, 2023
Polisi tangkap pengemudi mobil boks pelaku tabrak lari di Kabupaten Konawe
19 March 2023 13:11 WIB, 2023
Polisi selidiki kasus tabrak lari yang menewaskan pengendara motor di Konawe
17 March 2023 13:54 WIB, 2023
Basarnas Kendari bantu evakuasi kapal tabrak karang di Konawe Kepulauan
14 March 2023 17:10 WIB, 2023
Bus tabrak sejumlah mobil di Wonosobo Jateng akibatkan enam orang tewas
10 September 2022 13:28 WIB, 2022
Terpopuler - Hukum & Politik
Lihat Juga
KPK ungkap kasus korupsi Kepala Kantor Pelayanan Pajak Madya Banjarmasin berawal dari minta uang apresiasi
06 February 2026 11:15 WIB
KPK ungkap Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono pakai uang korupsi untuk DP rumah
06 February 2026 11:14 WIB
KPK OTT Kantor Pelayanan Pajak Banjarmasin dan sita Rp1,5 M berupa uang dan bukti transaksi
06 February 2026 11:12 WIB
KPK tetapkan enam tersangka kasus suap dan gratifikasi impor barang di Ditjen Bea Cukai
06 February 2026 9:07 WIB
Menko Polkam tekankan sinergi pemerintah dan media jaga stabilitas nasional
05 February 2026 9:40 WIB
Gubernur Sultra terbitkan edaran penertiban papan reklame dan kabel semrawut
04 February 2026 19:16 WIB
Seskab tegaskan Presiden Prabowo hanya gunakan satu pesawat saat lawatan luar negeri
03 February 2026 13:03 WIB
PPATK tegaskan peran strategis, tekan judi online dan tingkatkan pengawasan keuangan
03 February 2026 12:05 WIB