Kendari (ANTARA) - Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari memperkenalkan permainan tradisional bagi anak pesisir pantai di Kelurahan Lapulu, Kota Kendari, Sultra.

Pengenalan  dengan tujuan membiasakan anak tidak terlalu menggunakan gadget atau smatphone sejak usia dini.

Penanggung Jawab Kegiatan Rahmadani Badaruddin di Kendari, Jumat menjelaskan, permainan tradisional yang diperkenalkan tersebut di antaranya, lomba balap kelereng, bola gotong dan lomba makan kerupuk.

Menurutnya, anak usia dini seharusnya aktif bermain di luar bersama teman-temannya seperti berlari, melompat maupun bersenda gurau sesama teman seusianya, bukan hanya menghabiskan waktu sambil duduk menatap layar gadget.

Selain itu, bermain tanpa gadget juga bisa menjalin keakraban sesama anak hingga mereka dewasa nanti.

"Maksud dari pesannya itu untuk anak-anak generasi bangsa, jangan terlalu banyak main gadget, tapi keluar rumah main sama teman-teman dan bersilaturahmi lagi seperti dulu," tutur Rahmadani Badaruddin.

Kegiatan yang digelar  mahasiswa ini mendapat sambutan yang sangat besar khususnya ratusan anak-anak setempat.

Pasalnya, kegiatan tersebut jarang dilaksanakan di wilayah mereka yang berada si pesisir pantai Teluk Kendari.

Meski hadiah yang ditawarkan tidak seberapa, ini  memberikan kesan yang berarti bagi anak-anak yang sebagian besar orang tua mereka adalah nelayan.

Menurut Rahmadani, kegiatan tersebut masih rangkaian dari peringatan Hari Anak Nasional dan kegiatan Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) mahasiswa Kesehatan Masyarakat UHO.

 

Pewarta : Abdul Azis Senong
Editor : Hernawan Wahyudono
Copyright © ANTARA 2024