Daud Yordan bertarung di Inggris
Selasa, 23 Oktober 2018 13:22 WIB
Dokumentasi - Petinju kelas ringan (62,1 kilgram) Indonesia Daud Yordan saat menjalani timbang badan untuk persiapan pertarungan melawan petinju tuan rumah Pavel Malikov di Rusia, Minggu (22/4) (foto Daud Yordan Manajemen)
Kendari (Antaranews Sultra) - Petinju nasional pemegang dua gelar sekaligus IBO Intercontinental dan WBA Asia, Daud Yordan, dijadwalkan akan kembali naik ring di Inggris pada pertarungan "Eliminator for: WBA Super World Lightwight Championship".
"Saya akan bertarung melawan petinju tuan rumah Anthony Crolla di Manchester Arena, Manchester, Inggris, pada 10 November 2018," kata Daud Yordan ketika dihubungi dari Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa.
Menurut petinju dengan rekor bertarung 38 kali menang (26 di antaranya dengan KO) dan tiga kali kalah tersebut, sekarang ini dirinya masih menjalani latihan di Bali sudah sekitar satu bulan lebih.
"Rencananya saya akan berangkat ke Inggris pada 1 November mendatang," kata petinju kelahiran Sukadana, Kalimantan Barat, 10 Juni 1987 tersebut.
Petinju Sasana Kayong Utara, Kalimantan Barat, tersebut mengatakan, dirinya sudah mulai mempelajari gaya bertarung lawannya. "Saya bersama pelatih sudah mulai mempelajari gaya bertarung Crolla," katanya menegaskan.
Sekarang ini Daud Yordan menempati peringkat kedua penantang kelas ringan (61,2 kilogram) WBA sedangkan calon lawannya menempati peringkat keempat. Crolla memiliki rekor bertarung 33 kali menang (13 di antaranya dengan KO), enam kali kalah, serta tiga kali seri.
Daud Yordan menjalani pertarungan terakhir pada 23 April 2018 saat mengalahkan petinju tuan rumah Pavel Malikov dengan KO pada ronde kedelapan di DIVS Ekaterinburg, Rusia.
Dengan kemenangan ini Daud Yordan memegang dua gelar sekaligus, yaitu IBO Intercontinental dan WBA Asia di kelas ringan (61,2 kilogram).
Daud Yordan memulai karier tinju dengan menekuni kelas bulu (57,1 kilogram) bahkan yang bersangkutan sempat merebut gelar juara IBO setelah menang KO atas petinju Filipina Lorenzo Villanueva di Singapura, 5 Mei 2012.
Kemudian sempat mempertahankan gelar dengan mengalahkan petinju Mongolia Choi Tseveenpurev juga di Singapura pada 9 September 2012. Tetapi akhirnya kalah dari petinju Afrika Selatan Simpiwe Vetyeka di Jakarta 14 April 2013.
Setelah itu, Daud Yordan memutuskan untuk naik dua kelas dari bulu (57,1 kilogram) ke kelas ringan (61,2 kilogram). Pada saat itu Daud Yordan sempat mengalahkan beberapa petinju seperti Daniel Eduardo Brizuela (Argentina) di Australia pada 6 Juli 2013.
Kemudian mengalahkan Sipho Taliwe (Afrika Selatan) di Australia, 6 Desember 2013, kemudian mengalahkan Ronald Pontillas (Filipina) di Pontianak, 20 Desember 2014, menang atas Maxwell Awuku (gana) di Surabaya, Jatim, 6 Juni 2015.
Pada 5 Februari 2016 di Jakarta, Daud Yordan mengalahkan petinju Jepang Yoshitaka Kato dan pada 4 Juni 2016 mengalahkan petinju Argentina Cristian Rafael Coria di Uruguay. Sedangkan pertarungan terakhir Daud Yordan yaitu saat mengalahkan petinju Thailand Campee Phayom di Singapura, 25 Maret 2017. (T.H015/B/T013/C/T013)
"Saya akan bertarung melawan petinju tuan rumah Anthony Crolla di Manchester Arena, Manchester, Inggris, pada 10 November 2018," kata Daud Yordan ketika dihubungi dari Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa.
Menurut petinju dengan rekor bertarung 38 kali menang (26 di antaranya dengan KO) dan tiga kali kalah tersebut, sekarang ini dirinya masih menjalani latihan di Bali sudah sekitar satu bulan lebih.
"Rencananya saya akan berangkat ke Inggris pada 1 November mendatang," kata petinju kelahiran Sukadana, Kalimantan Barat, 10 Juni 1987 tersebut.
Petinju Sasana Kayong Utara, Kalimantan Barat, tersebut mengatakan, dirinya sudah mulai mempelajari gaya bertarung lawannya. "Saya bersama pelatih sudah mulai mempelajari gaya bertarung Crolla," katanya menegaskan.
Sekarang ini Daud Yordan menempati peringkat kedua penantang kelas ringan (61,2 kilogram) WBA sedangkan calon lawannya menempati peringkat keempat. Crolla memiliki rekor bertarung 33 kali menang (13 di antaranya dengan KO), enam kali kalah, serta tiga kali seri.
Daud Yordan menjalani pertarungan terakhir pada 23 April 2018 saat mengalahkan petinju tuan rumah Pavel Malikov dengan KO pada ronde kedelapan di DIVS Ekaterinburg, Rusia.
Dengan kemenangan ini Daud Yordan memegang dua gelar sekaligus, yaitu IBO Intercontinental dan WBA Asia di kelas ringan (61,2 kilogram).
Daud Yordan memulai karier tinju dengan menekuni kelas bulu (57,1 kilogram) bahkan yang bersangkutan sempat merebut gelar juara IBO setelah menang KO atas petinju Filipina Lorenzo Villanueva di Singapura, 5 Mei 2012.
Kemudian sempat mempertahankan gelar dengan mengalahkan petinju Mongolia Choi Tseveenpurev juga di Singapura pada 9 September 2012. Tetapi akhirnya kalah dari petinju Afrika Selatan Simpiwe Vetyeka di Jakarta 14 April 2013.
Setelah itu, Daud Yordan memutuskan untuk naik dua kelas dari bulu (57,1 kilogram) ke kelas ringan (61,2 kilogram). Pada saat itu Daud Yordan sempat mengalahkan beberapa petinju seperti Daniel Eduardo Brizuela (Argentina) di Australia pada 6 Juli 2013.
Kemudian mengalahkan Sipho Taliwe (Afrika Selatan) di Australia, 6 Desember 2013, kemudian mengalahkan Ronald Pontillas (Filipina) di Pontianak, 20 Desember 2014, menang atas Maxwell Awuku (gana) di Surabaya, Jatim, 6 Juni 2015.
Pada 5 Februari 2016 di Jakarta, Daud Yordan mengalahkan petinju Jepang Yoshitaka Kato dan pada 4 Juni 2016 mengalahkan petinju Argentina Cristian Rafael Coria di Uruguay. Sedangkan pertarungan terakhir Daud Yordan yaitu saat mengalahkan petinju Thailand Campee Phayom di Singapura, 25 Maret 2017. (T.H015/B/T013/C/T013)
Pewarta : Hernawan Wahyudono
Editor : M Sharif Santiago
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Petinju Daud Yordan tetap jaga motivasi setelah hampir dua tahun tak naik ring
16 August 2021 11:30 WIB, 2021
Usai kalahkan Moekoena, Daud Yordan belum pikirkan pertarungan berikutnya
18 November 2019 14:37 WIB, 2019
Hadapi Moekoena, Daud Yordan jalani latihan dengan mitra tanding 102 ronde
07 November 2019 17:30 WIB, 2019
Hadapi Moekoena, Daud Yordan mulai fokus latihan dengan mitra tanding
20 October 2019 18:35 WIB, 2019
Terpopuler - Seputar Sultra
Lihat Juga
Kendari tertibkan lapak eceran BBM subsidi di sekitar SPBU cegah penjualan ilegal
24 September 2026 11:36 WIB
BMKG imbau pelayaran di Sultra waspadai potensi gelombang tinggi 2,5 meter
24 September 2026 11:18 WIB
Pemkab Kolaka salurkan bantuan pompa air mitigasi kekeringan akibat kemarau
22 September 2026 12:03 WIB
Satpol PP Kendari sosialisasikan larang jual BBM subsidi eceran di sekitar SPBU
21 September 2026 21:43 WIB
BI kampanye Cinta Rupiah kepada pelajar di Konawe guna tingkatkan literasi keuangan
21 September 2026 20:08 WIB