Baubau (Antaranews Sultra) - Pemerintah Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara bersama Kementerian Agama (Kemenag) daerah itu menetapkan 127 Titik lokasi pelaksanaan shalat Idul Fitri 1439 hijriah/2018.

Kepala Kantor Kementrian Agama Buton, Muchtar di Baubau, Minggu mengatakan, penetapan lokasi itu setelah melalui rapat bersama para camat, tokoh agama, Ketua Majelis Ulama Buton dan beberapa instansi terkait.

"Sesuai hasil rapat, kami sepakat telah menetapkan 127 titik di Kabupaten Buton yang terdiri dari tujuh kecamatan," ujarnya.

Dari 127 titik tersebut, tambahnya terdapat 12 lokasi pelaksanaan shalat di Pasarwajo ibukota Kabupaten Buton, diantaranya di lapangan Banabungi yang menjadi titik utama para pejabat pemerintahan termasuk Bupati La Bakry dan rencana mendatangkan penceramah dari Jakarta.

"Kami sepakati untuk titik pertama akan ditempatkan di Lapangan Banabungi. Seluruh pemerintah akan melaksanakan shalat di situ," tambahnya.

Sedangkan untuk 126 titik lainya, sebutnya Pemerintah Kabupaten ?dan Kemenag Buton telah menetapkan juga Khatib dan Naib.

Ia menjelaskan jumlah titik itu lebih banyak dibanding 2017 sebanyak 122 titik dengan harapan bisa membuat masyarakat melaksanakn salat Id secara mudah dan terjangkau.

"Tahun ini kita mulai perbanyak dengan pertimbangan hasil pemantauan pemerintah daerah dan Kemenag," tukasnya.

Muchtar menambahkan, kepastian pelaksanaan salat Id tahun ini masih menunggu hasil sidang Isbat Kemenag Republik Indonesia.

"Kalau hasil hitungan kami, Idul Fitri itu Insya Allah tanggal 16. Tapi itupun tergantung hasil pengamatan lewat sidang Isbat Kemenag RI," pungkasnya.

 

Pewarta : Yusran
Editor : Hernawan Wahyudono
Copyright © ANTARA 2024