Gorontalo (Antara Bews) - Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo Rusli Habibie-Idris Rahim, menyempatkan diri untuk pamitan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), dalam rangka persiapan cuti kampanye untuk ikut Pilkada 2017.

         Dalam kesempatan itu, baik Gubernur maupun Wagub Gorontalo, meminta maaf kepada seluruh ASN jika selama kepemimpinan mereka hingga hari ini yang sudah berumur 4 Tahun 9 Bulan, terdapat hal-hal yang kurang berkenan, untuk kiranya dapat dimaafkan.

         "Saya dan Idris Rahim atas nama pribadi, meminta maaf sebesar-besarnya. Apabila dalam kepemimpinan kami ada tutur kata yang mungkin menyakiti hati kalian, mohon untuk dimaafkan," ujar Rusli dalam rangkaian apel Korpri di rumah dinas Gubernur Gorontalo, Selasa.

         Dijelaskan, sebagaimana dalam ketentuan undang-udang, kepala daerah yang akan ikut lagi Pilkada harus mengajukan cuti kampanye ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri) setelah penetapan pasangan calon oleh KPU pada tanggal 24 Oktober 2016 nanti.

         "Jika kami ditetapkan sebagai calon Gubernur dan Wakil Gorontalo, maka kami sudah harus cuti di luar tanggungan negara, dan kemungkinan itu baru akan berlaku pada tanggal 28 Oktober 2016," jelasnya.

         Ia menambahkan, setelah itu nantinya pada tanggal 16 Januari 2017, pihaknya dan Idris Rahim akan menyerahkan jabatannya sebagai Gubernur dan Wagub Gorontalo, kepada penjabat Gubernur yang akan ditunjuk Mendagri.

         Rusli Habibie-Idris Rahim sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo Petahana, telah resmi mendaftar ke KPU setempat diusung oleh Partai Golkar dan Partai Demokrat.

         Tanggal 24 Oktober 2016, KPU provinsi Gorontalo akan mengumumkan penetapan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo untuk bertarung pada Pemilihan kepala daerah serentak 2017.

Pewarta : Adiwinata Solihin
Editor :
Copyright © ANTARA 2024