Kemenristekdikti: Pimnas Tingkatkan Daya Saing Mahasiswa Hadapi Mea
Rabu, 7 Oktober 2015 8:11 WIB
Kendari (Antara News) - Direktorat Jendral Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti Republik Indonesia Intan Ahmad, mengatakan kegiatan pekan ilmiah nasional (Pimnas) merupakan salahsatu bentuk upaya untuk meningkatkan daya saing mahasiswa menghadapi masyarakat ekonomi Asean (MEA).
"Kita semua perlu menyadari dengan semakin terkaitnya masyarakat dunia melalui MEA, maka kita dituntut untuk mempersiapkan diri agar tidak menjadi penonton dinegeri sendiri, Pimnas merupakan salahsatu bentuk dari upaya mempersiapkan diri,"ujarnya di Kendari, Rabu.
Kkonsekwensi dari penerapan MEA akan berdampak pada aliran bebas barang dan jasa bagi negara-negara Asean yang tentunya akan diikuti oleh arus bebas investasi, tenaga kerja terampil dan modal.
"Seluruh perguruan tinggi negeri dan swasta se-Indonesia, agar bersiap menghadapi era pasar bebas atau Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) tersebut dengan terus menciptakan karya inovasi," katanya.
MEA Merupakan tantangan tetapi juga sebuah peluang untuk menciptakan kemajuan, maka dari itu peran perguruan tinggi sangat dibutuhkan untuk menciptakan tenaga kerja terampil dan karya inovasi.
Program kerja di bidang pendidikan tinggi yang akan direalisasikan Kemenristekdikti yakni membuka akses pendidikan tinggi seluas-luasnya, pengembangan kemampuan mahasiswa dan penerapan standar nasional perguruan tinggi.
"Kita semua perlu menyadari dengan semakin terkaitnya masyarakat dunia melalui MEA, maka kita dituntut untuk mempersiapkan diri agar tidak menjadi penonton dinegeri sendiri, Pimnas merupakan salahsatu bentuk dari upaya mempersiapkan diri,"ujarnya di Kendari, Rabu.
Kkonsekwensi dari penerapan MEA akan berdampak pada aliran bebas barang dan jasa bagi negara-negara Asean yang tentunya akan diikuti oleh arus bebas investasi, tenaga kerja terampil dan modal.
"Seluruh perguruan tinggi negeri dan swasta se-Indonesia, agar bersiap menghadapi era pasar bebas atau Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) tersebut dengan terus menciptakan karya inovasi," katanya.
MEA Merupakan tantangan tetapi juga sebuah peluang untuk menciptakan kemajuan, maka dari itu peran perguruan tinggi sangat dibutuhkan untuk menciptakan tenaga kerja terampil dan karya inovasi.
Program kerja di bidang pendidikan tinggi yang akan direalisasikan Kemenristekdikti yakni membuka akses pendidikan tinggi seluas-luasnya, pengembangan kemampuan mahasiswa dan penerapan standar nasional perguruan tinggi.
Pewarta : La Ode Abdul Rahman
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BEI catat nilai transaksi harian Rp16,46 triliun, tumbuh 28 persen sepanjang 2025
29 October 2025 13:25 WIB
300 UMKM raup untung Rp8 miliar saat pelaksanaan STQH Nasional ke-28 di Kendari
22 October 2025 14:21 WIB
Terpopuler - Seputar Sultra
Lihat Juga
Kolaka siapkan lima puskesmas vaksin meningitis dan polio untuk layani 430 JCH
11 February 2026 14:23 WIB