Dirut: CSR Antam Sesuai RPJMD Kolaka
Senin, 7 September 2015 20:59 WIB
Direktur Utama PT Antam Tbk Teddy Badrujaman. (FOTO ANTARA).
Kolaka (Antara News) - Direktur Utama PT Antam Tbk, Teddy Badrujaman mengatakan, pelaksanaan tanggung jawab perusahaan atau corporate social renspobility (CSR) perusahaan tersebut sesuai dengan strategi program pengembangan masyarakat berkelanjutan (PPMB).
"Program CSR Antam sejalan dengan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Pemerintah Kabupaten Kolaka," katanya seusai acara peresmian penggunaan terminal penumpang Bandara Sangia Ni Bendera Kolaka, Senin.
Menurut Teddy, selain pembangunan sarana dan prasarana, pihak Antam juga membantu pembangunan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, pengembangan ekonomi lokal dan pelestarian nilai-nilai kebudayaan.
"Selain itu PT Antam melakukan konservasi dan rehabilitasi lingkungan, dan penguatan kapasitas kelembagaan masyarakat," ungkap Teddy.
Menurut dia, pembangunan infrastruktur seperti terminal tunggu Bandara Sangia Ni Bandera, merupakan salah satu wujud kepedulian dan tanggung jawab perusahaan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat di Kabupaten Kolaka.
Fasilitas terminal tunggu Bandara Sangia Ni Bandera dengan luas sekitar 45 x 30 meter dan berlantai dua itu, kata Teddy, dibangun sejak tahun 2013 dengan menghabiskan anggaran sekitar Rp14,7 miliar.
"Semoga fasilitas terminal Bandara yang dibangun ini bisa bermanfaat untuk masyarakat dan pemerintah daerah setempat," ujar.
"Program CSR Antam sejalan dengan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Pemerintah Kabupaten Kolaka," katanya seusai acara peresmian penggunaan terminal penumpang Bandara Sangia Ni Bendera Kolaka, Senin.
Menurut Teddy, selain pembangunan sarana dan prasarana, pihak Antam juga membantu pembangunan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, pengembangan ekonomi lokal dan pelestarian nilai-nilai kebudayaan.
"Selain itu PT Antam melakukan konservasi dan rehabilitasi lingkungan, dan penguatan kapasitas kelembagaan masyarakat," ungkap Teddy.
Menurut dia, pembangunan infrastruktur seperti terminal tunggu Bandara Sangia Ni Bandera, merupakan salah satu wujud kepedulian dan tanggung jawab perusahaan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat di Kabupaten Kolaka.
Fasilitas terminal tunggu Bandara Sangia Ni Bandera dengan luas sekitar 45 x 30 meter dan berlantai dua itu, kata Teddy, dibangun sejak tahun 2013 dengan menghabiskan anggaran sekitar Rp14,7 miliar.
"Semoga fasilitas terminal Bandara yang dibangun ini bisa bermanfaat untuk masyarakat dan pemerintah daerah setempat," ujar.
Pewarta : Oleh Darwis Sakani
Editor : Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KPK ungkap dugaan korupsi dana CSR BI dan OJK, dua anggota DPR jadi tersangka
08 August 2025 9:02 WIB
PT Vale IGP Morowali raih penghargaan Top CSR Awards 2025 kategori sangat baik
11 June 2025 18:32 WIB
PT Datang DSSP Power Indonesia raih penghargaan 7th Indonesia 50 Best CSR Awards
30 April 2025 15:09 WIB
PT ASABRI dukung Indonesia Emas 2045 lewat program tanggung jawab sosial
10 March 2025 18:06 WIB, 2025
Terpopuler - Seputar Sultra
Lihat Juga
Pelabuhan Torobulu layani penyeberangan ribuan pemudik tujuan Muna dalam sehari
19 March 2026 23:00 WIB
Bulog salurkan 451,6 ton beras bagi 22.584 penerima bantuan pangan di Kolaka
18 March 2026 22:57 WIB