Kendari (Antara News) - Pemerintah Kota Kendari membangun jalan lingkar luar saat ini di wilayah Puuwatu-Abeli Dalam, untuk memperpendek jarak tempuh menuju Bandara Haluoleo, terutama bagi warga Kabupaten Konawe dan sekitarnya.

"Kalau selama ini warga Konawe dan sekitarnya menggunakan jalur saat ini harus masuk dalam Kota Kendari dengan jarak tempuh sekitar 32 kilometer menuju Bandara Haluoleo Kabupaten Konawe Selatan," Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Kendari, Ali Aksa, di Kendari, Rabu.

Namun, kata dia, dengan dibukanya jalur lingkar luar atau "outer ring road" melalui Puwatu - Abeli Dalam itu bisa hanya menempuh jarak sekitar sembilan kilometer.

Aksa mengatakan, Pemerintah kota Kendari sejak tahun 2014 mulai membuka jalur jalan lingkar luar di wilayah-wilayah perbatasan dengan Kota Kendari, dengan tujuan untuk memperluas akses transportasi yang ada di ibu kota Provinsi Sultra itu.

"Saat ini mulai dilakukan pengaspalan dua jalur dari Kelurahan Abeli Dalam Kecamatan Puuwatu menuju Brimob Kecamatan Baruga sepanjang sebelas kilometer," katanya, seraya menambahkan, pengaspalan itu akan dikerjakan secara bertahap hingga tahun 2016.

Aksa menambahkan, Pemkot Kendari juga telah membuka jalan lingkar luar dari jalur SMA 5 Kendari - Nanga-nanga sepanjang sembilan kilometer, dan tahun 2015 diaspal sepanjang tujuh kilometer sedangkan sisanya dua kilometer dilanjutkan tahun 2016.

Ia menjelaskan, pembangunan jalur outer ring road tersebut akan terhubung hingga Pelabuhan Kontainer Bungkutoko dengan jarak 11 kilometer.

"Jalur ini sejak tahun 2014 sudah tuntas pembukaan lahannya dengan memanfaatkan sumber daya yang dimiliki Dinas PU Kendari. Namun pengaspalannya baru masuk perencanaan dan diusulkan bantuan kepada pemerintah provinsi Sultra dan pemerintah pusat," katanya.

Pewarta : Oleh La Ode Abdul Rahman
Editor :
Copyright © ANTARA 2026