Kendari   (Antara News) - Menyambut tahun baru Islam (1 Muharram 1436 hijriah), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) melakukan aksi solidarits yang menyuarakan kepada seluruh umat Islam untuk kembali bersama menengok masa-masa kejayaan Islam.

"Hendaknya kita semua umat muslimin kembali bangkit dan belajar untuk mempertahankan kebangkitan itu," kata koordintaor lapangan Laode Muh Izat Taslim dalam orasinya saat melakukan longmarch dari kampus menuju bundaran Wuawua Kendari, Sabtu.

Ia mengatakan, jika sekiranya kemenangan-kemenegan itu berada diinstitusi-institusi yang tidak bertanggung jawab maka sudah seharusnya kita mencari cara untuk merebutnya kembali.

Islam, kata dia, adalah agama yang paling di ridhoi Allah SWT sebagai gama, tapi orang-orang yang memiliki agama ini (Islam-red) tidak pernah ridho dengan apa yang mereka anut.

Masih saja ditemukan baik itu para tetua maupun generasi baru lebih memilih berkiblat dengan apa yang di bawah oleh negara barat. Materiaistisme, hedonisme, kapitalisme serta sekuralisme yang begitu nampak merasuk pemikiran-pemikiran umat Islam.

"Oleh karena itu dimomen tahun baru hijriah 1436 hijriah, 1 Muharram itu dengan menyatakan sikap, untuk kembali membuka referensi seputar agama Islam itu sendiri dan menyadarkan generasi mudah kita akan pentingnya mengingat tahun baru hijriah sebagai tahun baru umat Islam," ujaranya.

Dismaping itu, menghentikan segala bentuk penghambaan diri kepala selain Allah SWT dan menghapuskan segala perbuatan yang merusak pribadi dan generasi-generasi penerus bangsa dan negara.

Rangkaian peringatakan tahun baru hijriah di Kota kendari, selain aksi solidaritas dari kelompok mahasiswa, juga datang dari para siswa-siswi Madrasah Aliah negeri dan swasta se kota Kendari melakukan karnaval dan menyuarakan siar Islam.

Para pelajar se Kota Kendari itu, melakukan rute berjalan kaki dan membawa spanduk yang bertuliskan mengajak kepada kaum muslimin untuk mempererat ukhuwah silaturrahmi serta meningkatkan karakter Islam dan `Kemenangan Bersahaja` yakni bersih, relegius, santun, hijau dan asri





Pewarta : Azis Senong
Editor : Abdul Azis Senong
Copyright © ANTARA 2024