Baubau (Antara News) - Warga Pulau Kabaena Kabupaten Bombana meminta pihak pengelola kapal penyeberangan feri Baubau-Kabaena agar mengganti armada Fery yang melayani rute tersebut karena dinilai tidak laik operasi lagi.
"Armada feri penyeberangan Baubau-Kabaena, KM Mandi Dihang sudah tidak laik operasi karena usianya sudah tua," Warga Pulau Kabaena, Jaya (36) di Baubau, Kamis.
Warga yang sering menggunakan jasa pelayaran kapal itu mengatakan, kapal KM Mandi Dihang melayani jalur pelayaran Baubau - Kabaena sudah kerap kali mengalami kerusakan mesin. Selain itu kondisi badan kapal juga sangat memprihatinkan karena beberapa bagian kapal sudah rusak digerogoti karat.
"Pihak pengelola ASDP harus mengganti kapal tersebut sehingga keselamatan para pengguna jasa pelayaran feri tersebut bisa terjamin," kata Jaya.
Menurut Jaya yang mengaku sebagai calon anggota DPRD Kabupaten Bombana pada daerah pemilihan Kabaena itu, kondisi feri KM Mandi Dihang tidak aman lagi bagi keselamatan penumpang. Pada kondisi cuaca sedikit kurang bersahabat, kata dia, kapal tersebut sangat rentan terjadi kecelakaan laut seperti kasus feri yang melayani Kolaka-Bajoe beberapa waktu lalu.
"Feri Kolaka-Bajoe yang menewaskan puluhan korban jiwa termasuk wakil Bupati Kolaka saat terjadi kecelakaan, karena kondisi kapal yang sudah tidak laik operasi," katanya, seraya menambagkan, agar kasus kecelakaan kapal feri Kolaka-Bajoe tidak terulang di rute pelayaran Baubau-Kabaena, pihak ASDP secepatnya mengganti kapal yang melayani rute pelayaran tersebut.
"Armada feri penyeberangan Baubau-Kabaena, KM Mandi Dihang sudah tidak laik operasi karena usianya sudah tua," Warga Pulau Kabaena, Jaya (36) di Baubau, Kamis.
Warga yang sering menggunakan jasa pelayaran kapal itu mengatakan, kapal KM Mandi Dihang melayani jalur pelayaran Baubau - Kabaena sudah kerap kali mengalami kerusakan mesin. Selain itu kondisi badan kapal juga sangat memprihatinkan karena beberapa bagian kapal sudah rusak digerogoti karat.
"Pihak pengelola ASDP harus mengganti kapal tersebut sehingga keselamatan para pengguna jasa pelayaran feri tersebut bisa terjamin," kata Jaya.
Menurut Jaya yang mengaku sebagai calon anggota DPRD Kabupaten Bombana pada daerah pemilihan Kabaena itu, kondisi feri KM Mandi Dihang tidak aman lagi bagi keselamatan penumpang. Pada kondisi cuaca sedikit kurang bersahabat, kata dia, kapal tersebut sangat rentan terjadi kecelakaan laut seperti kasus feri yang melayani Kolaka-Bajoe beberapa waktu lalu.
"Feri Kolaka-Bajoe yang menewaskan puluhan korban jiwa termasuk wakil Bupati Kolaka saat terjadi kecelakaan, karena kondisi kapal yang sudah tidak laik operasi," katanya, seraya menambagkan, agar kasus kecelakaan kapal feri Kolaka-Bajoe tidak terulang di rute pelayaran Baubau-Kabaena, pihak ASDP secepatnya mengganti kapal yang melayani rute pelayaran tersebut.