Kendari (ANTARA News) - Pasangan bakal calon gubernur dan calon wakil gubernur Buhari Matta-Amirul Tamim menjanjikan program "bedah" kabupaten jika terpilih sebagai pemenang pada pemilihan kepala daerah Sulawesi Tenggara (Sultra) yang akan digelar November 2012.
"Program bedah kabupaten akan menjadi program utama kalau saya terpilih menjadi gubernur Sultra," kata Buhari Matta di Kendari, Sabtu.
Menurutnya, sebagai Gubernur maka akan mengkoordinir semua bupati dan wali kota untuk membangun Sultra secara merata melalui program bedah kabupaten.
"Sebagai Bupati Kolaka, program dengan pola ini sudah saya lakukan di Kolaka yang dikenal dengan program bedah kecamatan. Ini sangat berhasil dan mendapat dukungan dari seluruh elemen di Kolaka, sehingga ini juga saya akan terapkan jika menjadi gubernur," katanya.
Sebagai Gubernur nantinya, kata Buhari, harus banyak keliling kabupaten atau rajin mengunjungi desa, agar bisa mengetahui langsung permasalahan warga yang ada di pedesaan.
Sementara yang akan banyak tinggal di kantor gubernur, kata Buhari, adalah wakil Gubernur untuk mengurusi segala sesuatu yang ada di ibu kota provinsi.
"Antara gubernur dan wakil gubernur harus berbagi peran. Intinya pembangunan harus dimulai dari kabupaten atau tepatnya di pedesaan jangan lagi ada rumah warga yang masih kumuh atau tidak layak huni," katanya.
Untuk itu kata Buhari, melalui program bedah kabupaten tersebut yang akan menjadi sasaran utama adalah bedah rumah warga dengan cara membangun pola kemitraan dengan pengusaha yang ada di Sultra.
"Pengusaha yang beroperasi di Sultra akan kita libatkan melalui dana CSR yang mereka miliki untuk melakukan bedah rumah tidak layak huni. Program seperti ini sudah berhasil saya terapkan di Kabupaten Kolaka," katanya.
Buhari Matta-Amirul maju pada pilgub Sultra didukung oleh Partai Persatuan Pembangunan, Partai Hati Nurani Rakyat, PNBKI, partai Bintang Reformasi dan Partai Patriot. (ANT).
"Program bedah kabupaten akan menjadi program utama kalau saya terpilih menjadi gubernur Sultra," kata Buhari Matta di Kendari, Sabtu.
Menurutnya, sebagai Gubernur maka akan mengkoordinir semua bupati dan wali kota untuk membangun Sultra secara merata melalui program bedah kabupaten.
"Sebagai Bupati Kolaka, program dengan pola ini sudah saya lakukan di Kolaka yang dikenal dengan program bedah kecamatan. Ini sangat berhasil dan mendapat dukungan dari seluruh elemen di Kolaka, sehingga ini juga saya akan terapkan jika menjadi gubernur," katanya.
Sebagai Gubernur nantinya, kata Buhari, harus banyak keliling kabupaten atau rajin mengunjungi desa, agar bisa mengetahui langsung permasalahan warga yang ada di pedesaan.
Sementara yang akan banyak tinggal di kantor gubernur, kata Buhari, adalah wakil Gubernur untuk mengurusi segala sesuatu yang ada di ibu kota provinsi.
"Antara gubernur dan wakil gubernur harus berbagi peran. Intinya pembangunan harus dimulai dari kabupaten atau tepatnya di pedesaan jangan lagi ada rumah warga yang masih kumuh atau tidak layak huni," katanya.
Untuk itu kata Buhari, melalui program bedah kabupaten tersebut yang akan menjadi sasaran utama adalah bedah rumah warga dengan cara membangun pola kemitraan dengan pengusaha yang ada di Sultra.
"Pengusaha yang beroperasi di Sultra akan kita libatkan melalui dana CSR yang mereka miliki untuk melakukan bedah rumah tidak layak huni. Program seperti ini sudah berhasil saya terapkan di Kabupaten Kolaka," katanya.
Buhari Matta-Amirul maju pada pilgub Sultra didukung oleh Partai Persatuan Pembangunan, Partai Hati Nurani Rakyat, PNBKI, partai Bintang Reformasi dan Partai Patriot. (ANT).