Kejaksaan tangkap 179 buronan

id buronan,dpo,kejaksaan agung

Tim Intelijen Kejaksaan Agung bersama dengan Tim Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi berhasil mengamankan terpidana kasus perbankan asal Kejati Jambi Jamrus bin Jamhur di Bandara Minangkabau, Sumatera Barat, Selasa (25/9) dini hari.

Jakarta (ANTARA News) - Kejaksaan melalui Program Tangkap Buronan (Tabur) 31.1 sejak awal Januari 2018 sampai sekarang, telah berhasil mengamankan sebanyak 170 buronan.
 
Tabur 31.1 diartikan dari 31 kejaksaan tinggi di Indonesia diberi tanggung jawab dalam satu bulan menangkap 1 buronan.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, M Rum, di Jakarta, Selasa mengatakan buron yang ke-170 ditangkap itu, Jamrus bin Jamhur terpidana kasus perbankan.

 "Tim Intelijen Kejaksaan Agung bersama dengan Tim Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi berhasil mengamankan terpidana asal Kejati Jambi Jamrus bin Jamhur," katanya.

Terpidana kasus perbankan tersebut ditangkap tanpa perlawanan di Bandar Udara Internasional Minangkabau, Sumatera Barat Selasa (25/9) dini hari. 

Berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor: 2401.K/PID.SUS/2013 tanggal 15 April 2014, Jamrus terbukti melanggar pasal 49 Ayat (2) huruf (b) UU RI Nomor 10 Tahun 1998 Tentang Perubahan UU RI No. 07 Tahun 1992 Tentang Perbankan. Atas perbuatannya, ia dijatuhi pidana lima tahun penjara dan denda sebesar Rp5 miliar subsider enam bulan penjara.

Sementara itu, Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM Intel) Jan S Maringka menyatakan dari Sabang sampai Marauke, tim Kejaksaan berupaya menuntaskan penanganan perkara pidana umum maupun pidana khusus melalui Program Tabur 31.1. 
 
"Sejatinya suatu putusan peradilan pidana sebagai cerminan keadilan bagi masyarakat tidak akan ada gunanya apabila tidak mampu dieksekusi,” katanya. 

 

Pewarta : Riza Fahriza
Editor: Unggul Tri Ratomo
COPYRIGHT © ANTARA

Komentar