Pasien sembuh COVID-19 bertambah 901 jadi 27.568 orang

id covid-19,virus corona,Gugus Tugas, Jubir COVID-19

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyapa warga yang mengikuti tes cepat (Rapid Test) COVID-19 massal di Lapangan Hoki, Jalan Dharmawangsa, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (20/6/2020). ANTARA FOTO/Didik Suhartono/wsj/aa.

Jakarta (ANTARA) - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan berdasarkan data sampai Jumat (3/7) pukul 12.00 WIB, penambahan pasien sembuh dari COVID-19 mencapai 901 orang, sehingga terakumulasi menjadi 27.568 orang dari 60.695 total kasus positif,

"Kalau kita perhatikan persentase nasional sembuh sekarang berada di kisaran 42 persen. Namun, kalau kita perhatikan sudah lebih dari 13 provinsi yang memiliki persentase sembuh di atas 70 persen," kata Yurianto dalam konferensi pers Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Graha BNPB yang dipantau di Jakarta, Jumat.

Baca juga: Tidur, resep jubir Achmad Yurianto jaga stamina

Data yang dikumpulkan sejak Kamis (2/7) pukul 12.00 WIB sampai siang ini terdapat penambahan 1.301 orang positif COVID-19, sehingga secara akumulasi menjadi 60.695 kasus positif. Pasien meninggal bertambah 49, membuat total yang berpulang akibat penyakit itu menjadi 3.036 orang.

Menurut Yurianto, saat ini terdapat 38.767 orang berstatus sebagai orang dalam pemantauan (ODP) dan 13.609 pasien dalam pengawasan (PDP).

Hasil tersebut didapat setelah otoritas hari ini memeriksa 22.281 spesimen, membuat total spesimen yang sudah diperiksa di berbagai laboratorium di seluruh Indonesia adalah 871.436 spesimen.

Seluruh provinsi di Indonesia sudah mencatat kasus positif penyakit yang menyerang sistem pernapasan itu, dengan rincian 453 kabupaten/kota terdampak COVID-19.

Baca juga: Jubir: Sebagian besar masyarakat paham dan patuh protokol kesehatan

Penambahan terbesar hari ini, kata Yurianto, berasal dari lima provinsi, yaitu Jawa Timur dengan 353 kasus baru dan 247 sembuh, Sulawesi Selatan 180 kasus baru dan 41 sembuh, DKI Jakarta 140 kasus baru dengan 238 sembuh, Jawa Tengah 134 kasus baru dengan 50 sembuh, dan Kalimantan Selatan 110 kasus baru dengan 28 sembuh.

Berdasarkan data terbaru, 16 provinsi mencatat penambahan pasien baru COVID-19 di bawah sepuluh dan enam provinsi yang tidak memiliki kasus baru.

Beberapa provinsi melaporkan jumlah kasus sembuh lebih tinggi dibandingkan positif baru, yaitu Nusa Tenggara Barat dengan 23 kasus baru dan 25 sembuh, Banten 21 kasus baru dan 54 sembuh, Maluku tujuh kasus baru dan sembilan sembuh, dan Riau empat kasus baru dan 12 sembuh.

Baca juga: Jubir: Kebiasaan baru bukan euforia untuk merasa bebas

Baca juga: Pemerintah sebarkan 6.300 cartridge pemeriksaan COVID-19


Selanjutnya di Kepulauan Riau tiga kasus baru dan empat sembuh, Kalimantan Barat nihil kasus baru dengan enam sembuh, Kalimantan Utara tidak melaporkan kasus baru dan enam sembuh, serta Sulawesi Tengah juga nol kasus baru dengan satu sembuh.

Pewarta : Prisca Triferna Violleta
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar