Bupati siapkan menu kuah Beulangong untuk pengungsi Garot

id Banda Aceh ,kuanh beulangonf,bupati,aceh besar,mawardi ali,pemerintah aceh,ramadhan

Bupati Aceh Besar Mawardi Ali melihat langsung kuah beulangong yang akan disuguhkan kepada korban banjir di tempat pengungsian Garot, Aceh Besar, Minggu (10/5/2020). ANTARA/Handout/aa.

Aceh Besar (ANTARA) - Bupati Aceh Besar Mawardi Ali menyiapkan menu kuah Beulangong atau kari kambing khas Aceh Besar di dapur umum untuk buka puasa para pengungsi banjir Gampong Garot, Keutapang, Kecamatan Darul Imarah, Minggu.

"Menu kuah belangong ini kita suguhkan untuk membantu kerinduan masyarakat dan bisa mengobati rindu nyamannya berbuka seperti di rumah sendiri,” kata Mawardi Ali di Aceh Besar.

Mawardi menjelaskan pihaknya menyediakan menu kuah beulangong sesuai dengan jumlah pengungsi banjir yang ada di tempat pengungsian.

“Dalam kondisi musibah saat ini tentunya pemerintah daerah tidak akan lepas tangan dalam menjaga rakyatnya, fasilitas yang disediakan tentu tidak senyaman di tempat pribadi namun ini sementara hingga kondisi kembali normal,” kata Mawardi Ali.

Baca juga: BPBD: Ada lima titik pengungsi korban banjir di Aceh Besar

Baca juga: Ratusan korban banjir di Aceh Besar mengungsi di gedung sekolah


Ia menjelaskan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar melalui Dinas Sosial akan memastikan berbagai kebutuhan pengungsi terpenuhi mulai berbuka puasa hingga sahur bersama di dapur umum.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Aceh Besar juga ikut berbuka puasa bersama para pengungsi di posko SDN Garot.

Mawardi Ali juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh para relawan baik dari unsur pemerintah daerah, TNI/ Polri, Basarnas, BUMN, BUMD dan unsur swasta lainnya yang telah ikut membantu penanganan banjir serta para pengungsi.

“Kami memberikan apresiasi atas responsif semua pihak yang begitu cepat peduli dengan musibah ini. Semoga menjadi amal bagi kita semua, apalagi di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini,” demikian, Mawardi Ali.

Baca juga: 1.193 rumah warga Aceh Besar terendam banjir
 

Pewarta : M Ifdhal
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar