
Aktivitas sesar skrin sebabkan gempa di Muna

Kendari (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut aktivitas sesar lokal menyebabkan gempa bumi magnitudo 3,3 mengguncang Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis, pukul 12.21 Wita.
Pelaksana Tugas Kepala BBMKG Wilayah IV Makassar Nasrol Adil dihubungi di Kendari, Kamis, mengatakan berdasarkan hasil analisis BMKG menunjukkan episenter gempa bumi tersebut pada koordinat 4,56 Lintang Selatan (LS) dan 122,80 Bujur Timur (BT).
"Atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 29 kilometer utara Muna pada kedalaman 10 kilometer," kata dia.
Dia menyebutkan bahwa dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa tersebut jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif di wilayah setempat.
Nasrol Adil menjelaskan berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap) dan laporan masyarakat, getaran dirasakan nyata di Kecamatan Maligano dan Raha dengan skala intensitas III MMI.
"Getaran dirasakan nyata di dalam rumah, terasa seakan-akan ada truk yang berlalu," kata dia.
Hingga saat ini, BMKG belum menerima laporan dampak kerusakan akibat guncangan gempa bumi tersebut.
"Selain itu, hasil pemantauan hingga pukul 12.45 Wita menunjukkan belum adanya aktivitas gempa bumi susulan atau aftershock," ujarnya.
Nasrol Adil mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh isu tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
BMKG juga mengingatkan warga untuk memastikan informasi resmi hanya bersumber dari kanal komunikasi terverifikasi milik BMKG, baik melalui media sosial, laman resmi, maupun aplikasi Mobile Apps InfoBMKG.
"Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG untuk menghindari disinformasi," katanya.
Pewarta : La Ode Muh. Deden Saputra
Editor:
Zabur Karuru
COPYRIGHT © ANTARA 2026
