Kendari (ANTARA) - Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andap Budhi Revianto memimpin langsung apel gelar pasukan pengamanan tempat pemungutan suara (TPS) dan Pemilu 2024 di lapangan upacara Polda Sultra.

Andap di Kendari, Rabu, mengatakan apel gelar pasukan ini merupakan bagian dari operasi Mantap Brata Anoa 2024 yang bertujuan untuk mengawal dan mengamankan Pemilu 2024 agar berjalan sesuai dengan peraturan an ketentuan yang berlaku. Jumlah personel yang dikerahkan sebanyak 2.838 personel TNI, 3.743 personel Polri dan 16.308 anggota Linmas

Pada kesempatan itu Andap mengingatkan kepada seluruh peserta apel terkait hal esensial dan mendasar seperti yang pertama mengenali dan pahami tugas pengamanan di TPS dengan baik.

“Yang kedua implementasikan sesuai dengan prosedur dan mekanisme yang telah ditentukan serta ketiga koordinasikan pelaksanaan pengamanan dengan para pihak terkait seperti PPK, KPPS, PPS dan pihak lainnya termasuk dengan berbagai tokoh yang berada di lokasi sekitar pengamanan,” kata Andap.

Ia melanjutkan, terdapat 8.154 TPS yang tergelar di 17 Kabupaten/Kota di Sultra yang perlu diamanahkan serta perlu menjadi atensi bagi semua sebab diprediksi akan ada 95 TPS yang berkategori sulit maka diharapkan kesiapsiagaan para petugas pengamanan TPS. Pj.Gubernur Sultra Andap Budhi Revianto saat memimpin apel gelar pasukan pengamanan tempat pemungutan suara (TPS) dan Pemilu 2024 di lapangan upacara Polda Sultra, Rabu. (Antara/Andry Denisah)

“TPS yang terkategori sulit berada pada 14 dari 17 Kabupaten yang ada diantaranya Konawe ada 39 TPS, Buton Tengah ada 37 TPS, Muna Barat 36 TPS, Muna 21 TPS, Konawe Selatan 14 TPS, Kolaka Utara 13 TPS, Kolaka Timur 12 TPS, Kolaka 10 TPS serta Buton Selatan, Buton Utara, Konawe Kepulauan masing – masing 7 TPS,” beber Andap.

Ia menambahkan, sebagai perwakilan pemerintah ia meminta atensi kepada seluruh pihak pengamanan Pemilu 2024 agar menyiapkan segala sesuatunya dengan rapih dan cermat sehingga pada tahapan pemungutan suara dapat terselenggara dengan baik, lancar, aman, damai dan kondusif serta tidak terjadi hal – hal yang tidak kita inginkan bersama.

“Mengingat waktu menuju hari H pelaksanaan Pemilu tinggal tersisa tinggal enam hari lagi kita akan melaksanakan pemungutan suara jadi mesti dilakukan persiapan yang matang mulai sekarang,” tambahnya.
 

Pewarta : Azis Senong/Andry Denisah
Editor : Zabur Karuru
Copyright © ANTARA 2024