Kendari (ANTARA) -

 

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menyatakan kondisi saat ini tetap fokus awasi kegiatan kampanye baik itu kampanye rapat umum maupun di media sosial dan  tetap koordinasi dengan badan ad hoc jelang Pemilu 2024.

Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat (Parmas) dan Hubungan Masyarakat (Humas), Bawaslu Muna Munarti di Muna, Senin mengatakan selain pengawasan pada kegiatan kampanye pihaknya juga saat ini tengah mempersiapkan penertiban alat peraga kampanye (APK).

"Sambil kita berfokus pada pengawasan persiapan penertiban APK di masa tenang pada tanggal 11 Februari 2024," paparnya.

Munarti mengatakan, untuk pengawasan di gudang logistik KPU Muna, lembaganya menugaskan beberapa staf agar mengawasi pengepakan logistik ke dalam kotak suara.

"Beberapa staf juga ditugaskan untuk tetap mengawasi gudang logistik KPU dan pengawasan pengepakkan logistik di dalam kotak suara untuk kemudian didistribusikan ke kecamatan dan desa," jelasnya.

Lanjutnya, kegiatan lain yang dikerjakan yakni penanganan kasus netralitas aparatur sipil negara (ASN). 

"Menyangkut dugaan pelanggaran netralitas ASN tersebut  sudah direkomendasikan ke KASN untuk ditindaklanjuti," katanya.

Kemudian tambah Munarti, guna memaksimalkan pengawasan, pihaknya juga aktif berkoordinasi dengan panitia pengawas kecamatan (Panwascam) dan pengawas kelurahan dan desa (PKL).

Dikatakan, tujuan dari koordinasi tersebut ialah untuk mengantisipasi jika ada masyarakat yang melapor terkait tahapan kampanye yang saat ini sedang berjalan.

"Sepuluh hari terakhir ini juga Bawaslu Muna terus melakukan koordinasi secara berjenjang kepada Panwascam dan PKD untuk melakukan patroli pengawasan di malam hari dan  juga membuat jadwal piket agar di kantor sekretariat Panwascam selalu ada staf yang yang bertugas," ujarnya.

Untuk diketahui total tempat pemungutan suara (TPS) di Kabupaten Muna sebanyak 643 buah. Sedangkan untuk daftar pemilih tetap (DPT) berjumlah 155.783.000 orang  terdiri dari 74.795 pemilih laki-laki dan 80.988 pemilih perempuan yang tersebar di 22 kecamatan serta 150 desa dan kelurahan.


Pewarta : Azis Senong/La Ode Biku
Editor : Zabur Karuru
Copyright © ANTARA 2024