Kendari (ANTARA) - Tim Penyelamat Siaga SAR Konawe Utara, Basarnas Kendari menurunkan personel untuk mencari seorang wisatawan yang hanyut tenggelam di Pantai Taipa, Kecamatan Lembo, Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
 
Kepala Basarnas Kendari Muhammad Arafah di Kendari, Minggu, mengatakan bahwa pada pukul 14.40 WITA, pihaknya menerima informasi dari wisatawan Pantai Taipa yang melaporkan telah terjadi kondisi membahayakan manusia terhadap empat orang wisatawan yang tenggelam.


 
"Ada empat orang wisatawan yang tenggelam, tapi tiga orang berhasil diselamatkan, dan satu orang masih dalam pencarian di Pantai Taipa, yakni atas nama Farli (16)," kata Arafah.
 
Dia mengungkapkan, berdasarkan laporan tersebut, pihaknya memberangkatkan Tim Penyelamat Siaga SAR Konawe Utara dengan menggunakan mobil dan membawa satu unit perahu karet beserta peralatan pendukung keselamatan lainnya untuk memberikan bantuan SAR.
 
"Jarak tempuh Pantai Taipa dengan Unit Siaga SAR Konawe Utara sekitar 47 kilometer," ujarnya.
Ia menyebutkan, identitas para korban tersebut, yakni Muh. Nurfadilah (16), Fahmi Landimuru (16), Arya (16) dan Farli (16). Keempatnya merupakan pelajar di SMAN 1 Wawotobi.



Peristiwa tenggelamnya empat orang pelajar itu bermula saat mereka berenang di Pantai Taipa menggunakan satu buah ban pelampung.
 
"Namun, setelah dihantam oleh ombak, ban yang mereka gunakan terlepas dan mengakibatkan ke empat korban terseret arus ombak," jelasnya.
 
Arafah menyampaikan, dari empat orang itu, tiga di antaranya  berhasil ditolong oleh para pengunjung pantai yang melihat peristiwa tersebut.
 
"Sedangkan Farli, tidak berhasil ditemukan," ucap Arafah.
 
Ia menuturkan, bahwa saat ini Tim SAR gabungan bersama wisatawan lainnya masih melakukan pencarian terhadap korban.
 
"Tim SAR gabungan bersama warga setempat masih terus melakukan pencarian terhadap korban Farli," tambah Arafah.
 


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Basarnas Kendari cari seorang wisatawan yang tenggelam di Pantai Taipa

Pewarta : La Ode Muh. Deden Saputra
Editor : Hernawan Wahyudono
Copyright © ANTARA 2024