Kediri (ANTARA) - Ulama dari Kediri, Jawa Timur, ikut serta mendoakan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo agar mampu menuntaskan permasalahan internal di tubuh Polri.

"Pasti kewajiban kita sebagai rakyat apalagi sebagai santri mendoakan pemimpin kita. Ketika pemimpin punya masalah, kewajiban kita mendoakan dan selalu percaya langkah yang diambil," kata Gus Kautsar, salah satu pengasuh PP Al Falah, Desa Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Sabtu.

Gus Kautsar setelah menerima kunjungan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo di Pondok Pesantren Al Falah, Desa Ploso tersebut menambahkan pihaknya percaya bahwa Kapolri akan mampu melewati berbagai macam masalah saat ini.

"Kita lihat bahwa Kapolri, beliau sangat luar biasa tegar, tabah, keputusannya tegas. Kami apresiasi," kata dia.

Ia juga menambahkan, pengasuh PP Al Falah Desa Ploso, Kecamatan Mojo, K.H. Nurul Huda Djazuli yang juga ayahnya juga mendoakan yang terbaik untuk Kapolri.

"Kalau Mbah Yai, prinsipnya mendoakan saja yang terbaik untuk Polri, bangsa ini," kata dia.

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengunjungi dua pesantren di Kediri yakni Pondok Pesantren Al Falah Desa Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri serta PP Lirboyo, Kota Kediri. Kegiatan itu silaturahmi yang sudah lama dijadwalkan.

Kapolri mengatakan, kunjungannya ke Kediri untuk silaturahmi dengan ulama sekaligus menjaga sinergisitas.

"Kami, alhamdulillah bisa silaturahmi dengan keluarga besar PP Al Falah Ploso. Kegiatan ini sangat berarti dari upaya kami untuk terus meningkatkan sinergisitas, silaturahmi antara umaro dan ulama," katanya saat bertemu dengan para kiai di PP Al Falah, Desa Ploso tersebut.

Kapolri menambahkan doa dari ulama penting sebab, tanpa doa yang dikerjakan tidak akan berjalan lancar. Ulama mendampingi umaro memberikan penguatan dan peningkatan iman, dan ke depan bisa mempersiapkan SDM unggul.

Di hadapan para kiai, Kapolri juga berterima kasih atas peran ulama yang ikut serta mendukung program pemerintah untuk menekan penyebaran COVID-19. Ulama ikut meyakinkan masyarakat agar mau vaksin.

Dalam kesempatan itu, Kapolri hadir dengan didampingi sejumlah pejabat di Polri. Hadir pula Kapolda Jatim dan jajaran di bawahnya.

Kapolri yang datang ke Pesantren Al Falah, Desa Ploso, Kecamatan Mojo dengan menggunakan helikopter itu diterima pengasuh pesantren, K.H. Nurul Huda Djazuli dan putranya Gus Kautsar.

Setelah silaturahmi yang digelar tertutup tersebut, Kapolri juga ikut serta ramah tamah dan selanjutnya melanjutkan perjalan ke Pesantren Lirboyo, Kota Kediri.
  Arsip - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat hadir kegiatan "Doa Polri untuk Negeri dan Pesantren Kawal NKRI" di Pondok Buntet Pesantren, Cirebon, Selasa (26/7/2022) malam, disambut oleh pimpinan ponpes Buntet KH Adib Roffiudin (kiri) dan YLPI Pondok Buntet Pesantren KH Salman Al Farisi. (ANTARA/HO-Polri)

Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo mengunjungi dua pondok pesantren di Kediri, Jawa Timur, yakni Pondok Pesantren Al Falah Desa Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri serta PP Lirboyo, Kota Kediri.

Di Pesantren Al Falah Desa Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, rombongan Kapolri bertemu dan silaturahmi dengan pengasuh PP Al Falah, Desa Mojo, sejumlah kiai dari Kediri dan sekitarnya.

"Kami, Alhamdulillah bisa silaturahmi dengan keluarga besar PP Al Falah Ploso. Kegiatan ini sangat berarti dari upaya kami untuk terus meningkatkan sinergi, silaturahmi antara 'umaro' dan ulama," katanya saat bertemu dengan para kiai di Kediri, Sabtu.

Ia menambahkan doa dari ulama penting. Sebab, tanpa doa yang dikerjakan tidak akan berjalan lancar. Ulama mendampingi umaro memberikan penguatan dan peningkatan iman, dan ke depan bisa mempersiapkan SDM unggul.

Di hadapan para kiai, Kapolri juga berterima kasih atas peran ulama yang ikut serta mendukung program pemerintah untuk menekan penyebaran COVID-19. Ulama ikut meyakinkan masyarakat agar mau vaksin.

"Alhamdulillah dengan bantuan ulama, hambatan bisa diatasi. Masyarakat tidak ragu menerima vaksin dan atas kerja keras semua, Indonesia tanpa kita sadari sudah mencapai 248 juta vaksin," kata dia.

Ia pun menambahkan setelah dua tahun terdampak pandemi COVID-19, saat ini aktivitas masyarakat sudah bisa kembali. Dengan vaksinasi pula, pertumbuhan ekonomi juga mulai membaik.

"Alhamdulillah dengan lancarnya vaksinasi, pertumbuhan ekonomi membaik. Tahun kemarin bisa bertahan di angka 5, saat ini diperkirakan akan meningkat menjadi 5,45 persen. Ini angka yang luar biasa apabila dibandingkan dengan negara lain," kata Listyo Sigit Prabowo.

Dalam kesempatan itu, Kapolri hadir dengan didampingi sejumlah pejabat di Polri. Hadir pula Kapolda Jatim dan jajaran di bawahnya.

Kapolri datang ke Pesantren Al Falah, Desa Ploso, Kecamatan Mojo dengan naik helikopter dan menuju ke pesantren. Rombongan diterima pengasuh pesantren, K.H. Nurul Huda Djazuli dan putranya Gus Kautsar.

Setelah silaturahmi yang digelar tertutup tersebut, Kapolri juga ikut serta ramah tamah dan selanjutnya melanjutkan perjalan ke Pesantren Lirboyo, Kota Kediri. 



Baca juga: Kapolri Listyo Sigit ingatkan waspadai politik identitas jelang Pemilu 2024


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Ulama Kediri doakan Kapolri bisa tuntaskan kasus internal

Pewarta : Asmaul Chusna
Editor : Hernawan Wahyudono
Copyright © ANTARA 2024