Kendari (ANTARA) - Wali Kota Kendari, Sulawesi Tenggara H Sulkarnain Kadir, menyalurkan bantuan berupa uang tunai dan paket bagi 26 kepala keluarga (KK) yang menjadi korban kebakaran di Kampung Mandiri Energi Kelurahan Puuwatu, Kecamatan Puuwatu, Senin.

"Saya turut prihatin atas musibah yang menimpa warga di sini, semoga bantuan yang diberikan ini bisa meringankan beban yang menjadi korban musibah ini," kata Sulkarnain yang didampingi ketua Tim Penggerak PKK Kendari, Sri Lestari Sulkarnain.

Wali kota juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah turut membantu para korban kebakaran tersebut, sebab seperti apapun bentuk bantuan yang diberikan dapat bermanfaat buat semua korban kebakaran.

"Saya juga ingin menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang sudah ikut membantu tentu seperti apapun bentuk uluran tangan yang disampaikan bermanfaat buat kita semua yang ada disini, oleh karena itu siapa pun diterima dengan baik dalam bentuk bahan makanan dan keperluan lainnya," kata Sulkarnain Kadir.

Wali kota mengaku, saat ini pihaknya tengah berupaya agar lokasi kebakaran ini dapat kembali di tata dengan baik sebab bangunan yang sebelumnya mudah terbakar karena kondisinya yang tidak permanen.

"Tadi saya berdiskusi dengan Sekda, mungkin salah satu opsinya kita akan mengusulkan ke Kementerian PUPR jika memungkinkan akan ada bantuan rumah khusus, atau juga mungkin buat rumah susun atau alternatif lain namun yang jelas kita upayakan yang terbaik buat semua,” katanya.

Sulkarnain Kadir berpesan kepada para korban kebakaran untuk sementara waktu dapat memanfaatkan fasilitas yang ada meski bersifat darurat.

"Untuk sementara kita manfaatkan fasilitas yang ada yang sifatnya darurat, Insya Allah dari segi kebutuhan makan sudah diupayakan dengan adanya dapur umum, begitu juga dengan bahan makanan yang cukup banyak agar kiranya dapat di kelola dengan baik," katanya.

Salah seorang korban kebakaran Hugaena (50) mengaku sangat senang dengan adanya bantuan dari pemerintah dan berbagai pihak terkait.

"Semoga barang-barang kami terbakar, sehingga bantuan dari pemerintah dan berbagai pihak ini sangat membantu kami," katanya.

Baca juga: 26 rumah di kompleks TPA sampah Kendari ludes terbakar

Seperti diwartakan sebelumnya sekitar pukul 08.10 wita, Kamis (9/6) telah terjadi kebakaran di kampung Mandiri Energi Kelurahan Puuwatu yang berada di dekat Tempat Pembuangan Akhir Sampah Puuwatu.

Kebakaran itu menghanguskan 13 rumah petak yang dihuni 26 kepala keluarga berprofesi sebagai tenaga kebersihan dan pemulung.

Baca juga: Fire ravages 26 homes in Southeast Sulawesi

 

Pewarta : Suparman
Editor : Hernawan Wahyudono
Copyright © ANTARA 2024