Jakarta (ANTARA) - Grup band Cokelat secara resmi mengumumkan Aiu Ratna sebagai vokalis tetap setelah berkolaborasi di panggung selama lebih dari setahun.

Selama konsep kolaborasi, Aiu bahkan sudah menyumbangkan suaranya untuk lagu tunggal Cokelat yang berjudul "Anak Garuda". Lagu tersebut dirilis pada Agustus 2020 lalu.

Bagi Cokelat, bergabungnya Aiu telah menyuntikkan semangat berkarya. Mantan vokalis grup band Garasi ini juga disebut sebagai pelengkap kekuatan Cokelat yang terdiri dari Edwin Marshal Sjarif (gitar), Ernest Fardiyan Syarif (gitar), Ronny Febri Nugroho (bass) dan Axel Andaviar (drum).

"Cokelat akhirnya kembali menemukan penyanyi yang sepadan. Benar-benar sesuai dengan apa yang gue inginkan. Aiu memiliki benang merah dengan musik Cokelat dari segi karakter dan ciri khas vokal. Jadi saat bertemu dengan Aiu, gue merasa ini sebuah puzzle yang komplit," kata Edwin melalui rilis resmi yang diterima ANTARA pada Senin.

Aiu Ratna sendiri sudah memiliki jam terbang cukup tinggi di dunia panggung dan rekaman. Mulai berkarir sejak 2006 lewat film bertema musikal, "Garasi" garapan Miles Films dan bahkan sempat pula mengembara selama kurang lebih lima tahun di Negeri Sakura Jepang, demi mengasah kariernya sebagai penyanyi solo.

Kini Cokelat menjadi rumah dan keluarga baru bagi Aiu. Dia juga merasa sedang memasuki sebuah fase sekaligus semangat baru.

"Karena para personelnya sudah kenal lama, dan lagu-lagunya pun sudah sangat familiar. Jadi proses adaptasinya tidak sulit dan bahkan bisa langsung terjalin chemistry-nya," ujar Aiu.

Dengan formasi baru ini, Cokelat sedang menyiapkan sebuah lagu tunggal berikutnya yang akan dirilis dalam waktu dekat.

Cokelat sendiri telah melahirkan delapan album studio, beberapa lagunya pun menjadi hits di tanah air seperti "Karma", "Segitiga", "Pergi", "Jauh", "Luka Lama" dan "Bendera".

Tahun 2020 ini, Cokelat juga merilis lagu tunggal "Anak Garuda" yang berhasil masuk nominasi AMI Awards 2020 untuk kategori Band Rock Terbaik.



 

Pewarta : Maria Cicilia
Editor : Hernawan Wahyudono
Copyright © ANTARA 2024