Van Dijk mengaku kecewa performa Liverpool tapi ikrarkan segera bangkit
Minggu, 1 Maret 2020 13:54 WIB
Bek Liverpool Virgil van Dijk terlihat terpukul bukan saja karena timnya menelan kekalahan pertama di liga tetapi oleh skor 0-3 dari lawannya yang jauh di bawah kelas Liverpool, Watford, pada pertandingan liga di Vicarage Road, Sabtu malam waktu setempat, 29 Feberuari 2020. (REUTERS/DAVID KLEIN)
Jakarta (ANTARA) - Virgil van Dijk mengecam penampilan Liverpool yang disebutnya tak bisa diterima setelah The Reds menelan kekalahan liga pertamanya musim ini dari tim yang jauh di bawah kelasnya, Watford, Minggu dini hari tadi, namun dia memastikan timnya bakal segera bangkit dan melupakan kekalahan menyakitkan itu.
Watford yang sebelum kemenangan ini menduduki urutan kedua paling bawah dalam klasemen Liga Premier, menggasak Liverpool dengan skor yang sulit dipercaya, 3-0, yang mengakhiri rekor Liverpool 44 pertandingan tak terkalahkan di Liga Premier.
The Hornets menjadi tim pertama yang mengalahkan The Reds musim ini berkat dua gol Ismaila Sarr dan satu gol dari kapten Troy Deeney.
"Kami tidak banyak menciptakan peluang besar. Kami harus melihat ke diri kami dan bangkit lagi," kata Van Dijk dalam laman koran Inggris, Metro.
"Ini pertandingan yang berat guna dijalani tetapi inilah sepak bola. Hari ini semestinya lebih baik, tetapi keseluruhan musim pertahanan kami bagus. Kami tahu ada ruang untuk peningkatan dan kami akan meningkat, itulah hal baik dari mentalitas kami. Memang tak bisa diterima kalah 0-3 di sini."
The Reds kalah ketika tinggal lima pertandingan lagi untuk menyamai rekor Arsenal melewati 49 pertandingan Liga Premier tanpa pernah kalah.
Tim Klopp juga cuma perlu satu kemenangan lagi untuk melewati rekor 18 kemenangan berturut-turut di liga yang kini dipegang bersama Manchester City pada 2017 dan Liverpool beberapa hari sebelunmnya.
Saat ditanya mengenai rekor-rekor itu, Van Dijk berkata, "Kalah itu menyakitkan tetapi rekor hanya untuk media, kami sama sekali tak membahasnya."
"Kami ingin kembali menyerang dan menunjukkan apa yang sudah kami lakukan di sepanjang musim."
Watford yang sebelum kemenangan ini menduduki urutan kedua paling bawah dalam klasemen Liga Premier, menggasak Liverpool dengan skor yang sulit dipercaya, 3-0, yang mengakhiri rekor Liverpool 44 pertandingan tak terkalahkan di Liga Premier.
The Hornets menjadi tim pertama yang mengalahkan The Reds musim ini berkat dua gol Ismaila Sarr dan satu gol dari kapten Troy Deeney.
"Kami tidak banyak menciptakan peluang besar. Kami harus melihat ke diri kami dan bangkit lagi," kata Van Dijk dalam laman koran Inggris, Metro.
"Ini pertandingan yang berat guna dijalani tetapi inilah sepak bola. Hari ini semestinya lebih baik, tetapi keseluruhan musim pertahanan kami bagus. Kami tahu ada ruang untuk peningkatan dan kami akan meningkat, itulah hal baik dari mentalitas kami. Memang tak bisa diterima kalah 0-3 di sini."
The Reds kalah ketika tinggal lima pertandingan lagi untuk menyamai rekor Arsenal melewati 49 pertandingan Liga Premier tanpa pernah kalah.
Tim Klopp juga cuma perlu satu kemenangan lagi untuk melewati rekor 18 kemenangan berturut-turut di liga yang kini dipegang bersama Manchester City pada 2017 dan Liverpool beberapa hari sebelunmnya.
Saat ditanya mengenai rekor-rekor itu, Van Dijk berkata, "Kalah itu menyakitkan tetapi rekor hanya untuk media, kami sama sekali tak membahasnya."
"Kami ingin kembali menyerang dan menunjukkan apa yang sudah kami lakukan di sepanjang musim."
Pewarta : Jafar M Sidik
Editor : Hernawan Wahyudono
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
City gagal pangkas jarak dari Arsenal usai bermain imbang 2-2 atas Tottenham
02 February 2026 8:25 WIB
Presiden Prabowo bangun kampus baru STEM sampai pertukaran dosen dari Inggris
22 January 2026 9:14 WIB
Prabowo: Kerja sama dengan Universitas Inggris penting bagi daya saing global Indonesia
21 January 2026 8:52 WIB