Unaaha (Antaranews Sultra) - Program peduli Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-104 tahun 2019 yang akan dilaksanakan di lima desa di Kecamatan Anggotoa, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara mengagendakan penyuluhan pola hidup sehat.
    
Komandan Distrik Militer 1417 Kendari Letkol CPn Fajar Lutvi Haris Wijaya di Kendari, Senin, mengatakan sebagian warga tidak memahami pola hidup sehat, sehingga perlu penyuluhan atau bimbingan.
    
"Mungkin saja ada yang mengasumsikan pola hidup sehat harus makan daging, minum susu dan buah-buahan, padahal kebersihan lingkungan adalah bagian dari pola hidup sehat yang harus dibudayakan," kata Dandim Haris Wijaya.
     
Selain penyuluhan pola hidup sehat juga serangkaian TMMD akan dilaksanakan penyuluhan HIV, penyuluhan pencegahan dan pemberantasan peredaran gelap narkoba yang makin meresahkan masyarakat.
     
"Ironis memang peredaran narkoba karena tersangka dan barang bukti yang ditemukan atau diamankan makin meningkat jumlahnya. Pelakunya pun makin meluas sampai usia remaja dan  usia pelajar," ujarnya.
     
Pada pelaksanaan TMMD ke-104 akhir Februari 2019 juga akan dilaksanakan pelatihan bela negara, peningkatan wawasan kebangsaan dan menangkal berita bohong melalui media sosial yang makin tidak terkendali.
     
Wakil Bupati Konawe Gusli Topan Sabara mengapresiasi penyuluhan pola hidup sehat, penyuluhan pencegahan narkoba maupun penyuluhan HIV pada kegiatan TMMD di Kecamatan Anggotoa, Kabupaten Konawe.
     
"TMMD bermanfaat luas bagi pelaksanaan pembangunan dan sosial kemasyarakatan di mana pun diadakan. Sejak masih disebut ABRI Membangun Desa (AMD) hingga TMMD selalu dinanti-nantikan oleh masyarakat," Gusli yang juga mantan Ketua DPRD Konawe.
    
Lima desa sasaran TMMD yang akan menghadirkan 150 personel prajurit TNI adalah Desa Karandu, Desa Wowaporesa, Desa Wawonario, Desa Nario Indah dan Desa Lahuka.

Pewarta : Sarjono
Editor : Hernawan Wahyudono
Copyright © ANTARA 2024