Kendari (Antara News) - Penantian masyarakat Kota Kendari terkait pembangunan jembatan empat jalur di atas Sungai Wanggu (pasar baru) akhirnya terwujud.
Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional wilayah VI Makassar yang diwakili Shafwan HR di Kendari, Sabtu, mengungkapkan pembangunan jembatan Sungai Wanggu yang baru ini sebagai penganti jembatan lama yang kondisinya sudah cukup lama digunakan masyarakat di Kota Kendari.
"Pembanguan jembatan baru ini untuk mengantikan jembatan lama, sekaligus untuk mengurai kemacetan dan mengantisipasi terjadinya banjir yang meluap setiap tahun di atas jembatan," kata Shafwan.
Ia mengatakan, pembangunan jembatan yang menelan dana APBN sebesar hampir Rp43 miliar dibangun untuk dua tahun anggaran 2015-2016 (multi years) yang nantinya akan disesuaikan dengan status dan kelas jalan pada ruas sehingga kendala-kendala kemacetan akibat penyempitan, luapan air banjir dan kekuatan konstruksinya dapat teratasi.
Dia mengatakan, pada pembangunan jembatan baru ini nantinya tidak lagi menggunakan dua jalur seperti jembatan lama namun sudah akan menggunakan empat jalur sehingga kemacetan tidak lagi terjadi.
Panjang jembatan baru yang nantinya di bangun yakni 75 meter dengan panjang orbitan 650 meter dengan lebar 24 meter atau empat jalur.
Dia menambahkan, untuk tahun ini alokasi anggaran untuk pembangunan jembatan ini sebanyak Rp30 miliar namun yang akan teralisasi sebanyak Rp18 miliar karena adanya keterlambatan dalam proses administrasi dari target sebelumnya.
Kadis Pekerjaan Umum Sultra LM Sahidin secara terpisah mengatakan dengan selesainya pembangunan jembatan di Sungai Wanggu nanti diharapkan kemacetan yang kerab kali terjadi di kawasan pasar baru menuju kampus baru Andonohu itu bisa teratasi dengan baik,
Ia juga mengharapakan kepada masyarakat yang ada di sekitar kawasan proyek itu untuk membantu kelancaran pembangunan, sebab pemerintah telah berjuang keras untuk memperbaiki kesejahteraan umum dengan memperjuangkan dan membangun berbagai infrastruktur yang di perlukan di dalam mendukung kegiatan-kegiatan ekonomi, sosial kemasyarakatan.
Dia mengatakan, pembangunan infrastruktu di Sultra akhir-akhir ini makin menunjukkan kemajuan terbukti dengan kondisi jalan saat ini sudah menunjukan perbaikan yang sangat signifikan dan hampir seluruh jalan baik itu jalan nasional maupun provinsi seluruhnya dalam perbaikan dan kini sudah mencapai 80 persen.
"Tentu sebagai masyarakat yang cerdas untuk tidak hanya menyalahkan pemerintah bila ada pelebaran dan perbaikan jembatan seperti ini, namun juga harus berterima kasih kepada pemerintah yang telah berjuang memperbaiki kesejahteraan umum," ujarnya.
Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional wilayah VI Makassar yang diwakili Shafwan HR di Kendari, Sabtu, mengungkapkan pembangunan jembatan Sungai Wanggu yang baru ini sebagai penganti jembatan lama yang kondisinya sudah cukup lama digunakan masyarakat di Kota Kendari.
"Pembanguan jembatan baru ini untuk mengantikan jembatan lama, sekaligus untuk mengurai kemacetan dan mengantisipasi terjadinya banjir yang meluap setiap tahun di atas jembatan," kata Shafwan.
Ia mengatakan, pembangunan jembatan yang menelan dana APBN sebesar hampir Rp43 miliar dibangun untuk dua tahun anggaran 2015-2016 (multi years) yang nantinya akan disesuaikan dengan status dan kelas jalan pada ruas sehingga kendala-kendala kemacetan akibat penyempitan, luapan air banjir dan kekuatan konstruksinya dapat teratasi.
Dia mengatakan, pada pembangunan jembatan baru ini nantinya tidak lagi menggunakan dua jalur seperti jembatan lama namun sudah akan menggunakan empat jalur sehingga kemacetan tidak lagi terjadi.
Panjang jembatan baru yang nantinya di bangun yakni 75 meter dengan panjang orbitan 650 meter dengan lebar 24 meter atau empat jalur.
Dia menambahkan, untuk tahun ini alokasi anggaran untuk pembangunan jembatan ini sebanyak Rp30 miliar namun yang akan teralisasi sebanyak Rp18 miliar karena adanya keterlambatan dalam proses administrasi dari target sebelumnya.
Kadis Pekerjaan Umum Sultra LM Sahidin secara terpisah mengatakan dengan selesainya pembangunan jembatan di Sungai Wanggu nanti diharapkan kemacetan yang kerab kali terjadi di kawasan pasar baru menuju kampus baru Andonohu itu bisa teratasi dengan baik,
Ia juga mengharapakan kepada masyarakat yang ada di sekitar kawasan proyek itu untuk membantu kelancaran pembangunan, sebab pemerintah telah berjuang keras untuk memperbaiki kesejahteraan umum dengan memperjuangkan dan membangun berbagai infrastruktur yang di perlukan di dalam mendukung kegiatan-kegiatan ekonomi, sosial kemasyarakatan.
Dia mengatakan, pembangunan infrastruktu di Sultra akhir-akhir ini makin menunjukkan kemajuan terbukti dengan kondisi jalan saat ini sudah menunjukan perbaikan yang sangat signifikan dan hampir seluruh jalan baik itu jalan nasional maupun provinsi seluruhnya dalam perbaikan dan kini sudah mencapai 80 persen.
"Tentu sebagai masyarakat yang cerdas untuk tidak hanya menyalahkan pemerintah bila ada pelebaran dan perbaikan jembatan seperti ini, namun juga harus berterima kasih kepada pemerintah yang telah berjuang memperbaiki kesejahteraan umum," ujarnya.