Rumbia (Antara News) - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bombana memprogramkan seluruh tenaga guru, baik pegawai negeri sipil (PNS) maupun non PNS untuk mengikuti ujian kompetensi guru (UKG).

Kepala Bidang Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PMPTK) Disdikpora Kabupaten Bombana, Lukman, di Rumbia, Selasa, mengatakan, program tersebut akan digelar pada pertengahan November 2015

Ia mengatakan, pihaknya telah menerima surat edaran dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk melaksanakan UKG bagi semua guru.

"UKG harus dilaksanakan untuk menilai kemampuan guru sesuai standar nasional yaitu angka delapan," ujar Lukman.

Menurut Lukman, sebelumnya standarisasi penilaian terhadap kemampuan guru secara nasional hanya 4,6 atau masih sangat rendah.

Oleh karena itu, kata dia, diperlukan standarisasi nilai secara nasional, sehingga kemampuan guru yang ada dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia sangat diperlukan, pungkasnya.

Ia mengatakan, UKG tersebut akan diikuti semua pendidik baik yang telah mengikuti dan memiliki sertifikat pendidik maupun yang belum mengikuti program pelatihan peningkatan guru.

Saat ini, kata dia, di Bombana terdapat sebanyak 1.119 guru yang telah mengikuti program sertifikasi dan mereka harus turut serta dalam UKG ini.

"Jadi jangankan yang telah mengikuti program sertifikasi, tenaga pendidik yang statusnya masih honor pun harus turut andil dalam UKG itu," ujarnya.

Lukman juga menyebutkan tahun ini pihaknya mengikutkan sebanyak 300 lebih tenaga pendidik untuk program sertifikasi.

"Program sertifikasi tenaga pendidik ini tetap berjalan yang disesuaikan dengan masa kerja tenaga pendidik baik PNS maupun non PNS," ujarnya.

Pewarta : Oleh Jumrat
Editor : Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2024