Jakarta (Antara News) - Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan menyatakan sebagian wilayah Indonesia akan hijau kembali dalam waktu 25-30 tahun ke depan melalui program rehabilitasi hutan maupun kegiatan-kegiatan penghijauan yang saat ini marak dilaksanakan masyarakat.

         Di sela peluncuran pendistribusian 2 juta bibit pohon di Bogor, Jawa Barat, Sabtu, Zulkifli menyatakan, tanpa adanya gerakan penghijauan maka tanah-tanah gundul yang ada di Indonesia baru akan dapat hijau kembali dalam waktu l20 tahun.

         "Menanam saat ini sudah menjadi gaya hidup. Jika kondisinya seperti ini maka saya yakin dalam kurun 25-30 tahun Indonesia akan hijau," katanya.

         Menhut menyatakan, dari tahun ke tahun Kementerian Kehutanan terus meningkatkan kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan melalui Gerakan Menanam l miliar Pohon.

         Pada tahun 20l0, lanjutnya, pemerintah telah melakukan penanaman sebanyak l,3 miliar batang pohon, kemudian tahun 20ll sebanyak l,5 miliar batang pohon dan 20l2 kembali menanam l,6 miliar batang pohon.

         "Pada tahun mendatang mudah-mudahan bisa menanam lebih banyak dari l,6 miliar batang pohon," katanya.

         Menyinggung luasan lahan yang dapat dihijaukan kembai, menteri menyatakan, sekitar 20 juta hektare yang tersebar di Kalimantan dan Sumatera.

         Sementara itu Kepala Penasehat Paguyuban Budiasi Mayjen TNI Doni Monardo mengatakan, dua juta bibit tanaman yang akan didistribusikan tersebut terdiri dari l40 jenis tanaman baik berupa tanaman produktif yang bernilai ekonomis maupun tanaman yang berfungsi ekologis.

         Sejak paguyuban tersebut didirikan pada 20ll, tambahnya, telah mendistribusikan bibit pohon sebanyak 5 juta batang tersebar dari Aceh hingga Papua.

         "Untuk tahun ini akan dibawa ke Gunung Agung di Bali guna dihijaukan kembali, sehingga pada lima tahun mendatang diharapkan lebih hijau," katanya.

         Direktur Kepatuhan BNI Ahdi Jumhari Luddi mengatakan, pihaknya telah mendistribusikan bibit tanaman sebanyak 4,8 juta batang senilai Rpl4,7 miliar termasuk yang saat ini didistsribusikan sebanyak 2 juta batang.

Pewarta : Oleh Subagyo
Editor : Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2024