Terpapar COVID-19, bayi usia 28 hari di Bengkulu meninggal dunia

id Bengkulu,Pasien COVID-19,Meninggal dunia,bayi,dinkes,posiif,meninggal

Terpapar COVID-19, bayi usia 28 hari di Bengkulu meninggal dunia

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni. ANTARA/Anggi Mayasari.

Kota Bengkulu (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu menyebutkan bahwa seorang bayi berusia 28 hari di Kota Bengkulu meninggal dunia akibat positif terpapar COVID-19.
 
"Memang benar bayi berusia 28 hari tersebut meninggal dunia di rumah sakit dan diketahui positif COVID-19," kata Kepala Dinkes Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni di Bengkulu, Jum'at.

Ia menambahkan bayi tersebut meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)) M. Yunus Kota Bengkulu.
 
Ia menjelaskan kronologis kejadian itu ketika ibu korban membawa bayi tersebut ke puskesmas pada malam hari dengan kondisi bayi menangis dan tidak mau menyusui serta pucat.
 
Namun karena kondisi bayi tersebut, pihak puskesmas merujuk bayi tersebut ke Rumah Sakit Bhayangkara dan kondisi bayi menurun sehingga langsung dirujuk ke RSUD M. Yunus.
 
"Saat tiba di RSUD M Yunus kondisi bayi sesak napas sehingga dilakukan tes PCR dan positif COVID-19," kata Herwan Antoni.
 
Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Provinsi Bengkulu Oktomi Harlena menjelaskan bahwa saat dilakukan pemeriksaan tes usap terhadap keluarga bayi tersebut hasilnya negatif.
 
Karena itu, pihaknya tidak mengetahui penyebab bayi tersebut positif COVID-19, dan kemungkinan terpapar di RS Bhayangkara atau RSUD M. Yunus.
 
"Sebab saat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut keluarga bayi tersebut negatif COVID-19 dan kita tidak tahu apakah dari rumah sakit atau dari mana," demikian Oktomi Harlena.

Baca juga: Dinkes Bengkulu sebut bayi positif diduga tertular nakes

Baca juga: Dinkes: 101.368 dosis vaksin COVID-19 di Bengkulu kadaluwarsa

Baca juga: Dinkes: Provinsi Bengkulu telah lewati puncak COVID-19 varian Omicron

Baca juga: Dua bayi terinfeksi HIV/AIDS di Bengkulu

Pewarta : Anggi Mayasari
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2022