Satu pasien COVID-19 asal Bangka Barat meninggal dunia

id pasien covid meninggal,pasien covid,bangka barat,mentok

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Pananganan OVID-19 Kabupaten Bangka Barat, dr. Hendra. (ANTARA/Donatus D.P)

Mentok, Babel (ANTARA) - Satu orang pasien COVID-19, berinisial IS (47) yang bekerja dan tinggal di perkebunan kelapa sawit yang berlokasi di Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung meninggal dunia.

"Tuan IS merupakan warga yang dinyatakan positif COVID-19, awalnya merupakan pasien rujukan dari Puskesmas Kelapa pada tanggal 15 September 2020," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bangka Barat, dr. Hendra di Mentok, Jumat.

Ia menjelaskan tuan IS pada awalnya sempat dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Puskesmas Kelapa pada 15 September 2020, namun pasien minta dikirim ke Rumah Sakit Bakti Timah di Mentok dan pada malam harinya dikirim lagi ke RSUD Sejiran Setason dan langsung dilakukan isolasi.

"Pada 16 dan 17 September 2020 dilakukan tes usap dan hasil uji pertama menunjukkan keterangan positif COVID-19," ujarnya.

Baca juga: Polisi Mentok Babel perketat pemeriksaan calon penumpang kapal feri

Baca juga: Tim tangkap truk berpenumpang ilegal di Pelabuhan Tanjungkalian Bangka


Selanjutnya pada 17 September 2020 sekitar pukul 22.00 WIB pasien IS dirujuk ke RSUD Depati Bahrin Sungailiat untuk menjalani perawatan dan hari ini sekitar pukul 09.30 WIB meninggal dunia.

Menurut Hendra, selain positif COVID-19, tuan IS juga mengidap penyakit bawaan yaitu hipertensi dan TBC.

"Jenazah saat ini dalam proses penjemputan dan akan dimakamkan hari ini juga di permakaman umum Kebun Nanas Mentok dengan menggunakan protokol kesehatan yang berlaku," katanya.

Ia mengimbau agar warga tidak banyak yang datang melayat untuk menghindari berbagai kemungkinan yang tidak diinginkan.

Ia menambahkan, tuan IS dan keluarga selama ini bekerja dan tinggal di perkebunan sawit milik PT. BPL yang berlokasi di Kecamatan Kelapa dan sebelumnya tidak ada kontak di Mentok.

"Kami belum bisa memastikan asal pasien tertular dan saat ini tim masih melakukan penelusuran riwayat kontak," katanya.

Hendra mengatakan tim sudah melakukan penelusuran kontak dengan tenaga medis, baik di Puskesmas Kelapa, RS BT Mentok, RSUD Sejiran Setason.

"Keluarga dan para petugas kesehatan sudah dilakukan tes usap, namun hasilnya belum keluar. Pagi tadi tim juga sudah turun ke perkebunan sawit PT BPL untuk penelusuran kontak sekaligus untuk mengetahui asal penularan pasien," katanya.*

Baca juga: Tim Gugus Tugas jemput keluarga pasien positif COVID-19 asal Mentok

Baca juga: 19 pekerja PT Wika di Mentok dinyatakan negatif COVID-19

Pewarta : Donatus Dasapurna Putranta
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar