PMI-TNI lakukan donor darah peringati hari jadi

id Donor darah,palang merah indonesia,pmi,hut pmi,hut tni

Ketua Bidang Unit Donor Darah PMI pusat dr Linda Lukitari Waseso. (ANTARA/Istimewa)

Jakarta (ANTARA) - Menjelang hari jadi Palang Merah Indonesia (PMI) dan rangkaian HUT Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-75 dua instansi tersebut bekerja sama melakukan bakti sosial donor darah di 86 titik yang tersebar di sejumlah wilayah.

"Kita bersinergi. Rencananya mulai dari 5 September hingga 22 September 2020, pencanangannya di Mabes TNI," kata Ketua Bidang Unit Donor Darah PMI pusat dr Linda Lukitari Waseso saat dihubungi di Jakarta, Jumat.

Rencananya, PMI dan TNI menargetkan satu titik lokasi donor darah mampu menyumbangkan 500 kantong darah. Sehingga, secara kumulatif bisa mencapai 43.000 kantong darah selama kegiatan sosial tersebut.

Baca juga: Palang Merah Remaja calon sukarelawan masa depan, sebut PMI

Baca juga: PMI sebut pandemi momentum kaum muda mengasah jiwa kemanusiaan


Dr Linda mengatakan selain para prajurit TNI, aksi donor darah juga mengajak dan melibatkan keluarga dan kerabat personel TNI untuk melakukan aksi kemanusiaan tersebut.

"Yang pasti pendonornya anggota TNI," katanya.

Kegiatan donor darah tersebut akan dilakukan di Komando daerah militer (Kodam), Komando Resor Militer (Korem), Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) dan di 223 unit donor darah milik PMI yang tersebar di berbagai provinsi.

Secara umum, kegiatan donor darah tersebut merupakan kerja sama PMI dan TNI dalam memperingati hari jadi sekaligus upaya menambah pasokan darah di Tanah Air.

Apalagi, selama pandemi COVID-19 terjadi di Tanah Air, pasokan darah secara nasional mengalami penurunan dikarenakan masyarakat khawatir mendonorkan darah.

Ia berharap adanya kolaborasi atau kerja sama dua instansi tersebut lebih meningkatkan animo masyarakat untuk donor darah meskipun di tengah situasi pandemi.*

Baca juga: PMI: Relawan penyintas COVID-19 jadi pendonor plasma konvalesen

Baca juga: Relawan PMI peroleh perlindungan saat bertugas hadapi COVID-19

Pewarta : Muhammad Zulfikar
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar