Bantu pemerintah tangani COVID-19, RKIH bentuk "Relawan Tangguh"

id rkih,bulan bhakti rkih,penanganan covid-19,relawan tangguh,rumah sakit apung,gubernur jatim,covid-19

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kiri) secara simbolis memberikan apresiasi ke perwakilan "Relawan Tangguh" yang dibentuk ormas RKIH di sela apel bersama di halaman Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Sabtu (8/8/2020). (FOTO ANTARA/Fiqih Arfani)

Surabaya (ANTARA) - Organisasi kemasyarakatan Rumah Kreasi Indonesia Hebat (RKIH) membentuk "Relawan Tangguh" untuk membantu pemerintah sebagai upaya menangani dan melawan COVID-19.

"Kami bergerak untuk sosialisasi bahaya COVID-19 dan upaya mengatasinya atas arahan pemerintah, khususnya di Jawa Timur," kata Ketua Umum RKIH Kris Budiharjo melalui siaran pers yang diterima di Surabaya, Minggu.

Ia menjelaskan pembentukan Relawan Tangguh tersebut bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan yang saat ini anggotanya berjumlah sekitar 5.000 orang.

Tujuan dibentuknya relawan, kata dia, juga bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) RKIH dengan menggelar program Bulan Bakti RKIH yang dilaksanakan selama Agustus hingga September 2020.

Di Jatim, kata Kris Budiharjo, para Relawan Tangguh telah melakukan apel bersama yang dipimpin Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di halaman Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya pada Sabtu (8/8).

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah berharap bantuan dan semangat dari para relawan agar tak henti-hentinya membantu penerapan protokol kesehatan di tengah-tengah masyarakat.

Ketua umum PP Muslimat NU itu juga berpesan agar para relawan juga menjaga diri dan melindunginya dengan berbagai alat pelindung diri (APD) saat turun langsung ke masyarakat.

"Harapannya, bangsa ini segera terbebas dari COVID-19, terutama di Jawa Timur," ucap mantan Menteri Sosial tersebut.

Sementara itu, pada kesempatan sama juga dilakukan sinergi dengan Yayasan Dokter Peduli yang programnya melakukan pemeriksaan kesehatan.

Gubernur Jatim Khofifah yang juga Penasihat DPN RKIH juga meninjau Rumah Sakit Apung Nusa Waluya II yang bersandar di Pelabuhan Tanjung Perak sebelum bertugas memberikan layanan kesehatan di beberapa daerah di Jatim, terutama di kawasan kepulauan sekitar Madura.

Baca juga: Menpan-rb minta RKIH tetap jadi sukarelawan pejuang

Baca juga: RKIH promosikan produk kreatif Indonesia di Ukraina

Baca juga: RKIH luncurkan indogetjob.com

Pewarta : Fiqih Arfani
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar