Pasien positif COVID-19 di Sidoarjo bertambah 23 orang

id Sidoarjo, COVID-19,positif

Peta sebaran virus corona atau COVID-19 di Kabupaten Sidoarjo (Antara/Pemkab Sidoarjo/IS)

Sidoarjo (ANTARA) - Jumlah pasien positif COVID-19 di Sidoarjo Jawa Timur pada hari ini bertambah sebanyak 23 sehingga totalnya mencapai 655 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo Syaf Satriawarman dalam keterangan tertulisnya, Minggu mengatakan jumlah tersebut tersebar di sejumlah kecamatan yang ada di kabupaten setempat.

"Seperti di Kecamatan Sidoarjo, ada penambahan 3 orang, di Desa Cemengbakalan 1 orang, Desa Jati 1 orang, Desa Urangagung 1 orang," katanya.

Baca juga: 52 pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Sulut sembuh

Ia mengemukakan, di Kecamatan Buduran 1 orang, di Desa Entalsewu, Kecamatan Candi 3 orang, di Desa Kedungkendo 2 orang , Desa Durungbedug 1 orang.

"Kecamatan Gedangan 3 orang, di Desa Gedangan 1 orang, Desa Keboansikep 1 orang, Desa Tebel 1 orang. Kecamatan Tanggulangin 1 orang,di Desa Kedungbanteng," katanya.

Kemudian, kata dia, di Kecamatan Porong 1 orang, di Desa Gedang, Kecamatan Taman 4 orang,di Desa Ngelom 1 orang, Desa Tawangsari 2 orang, Desa Ketegan 1 orang.

"Kecamatan Krembung 2 orang, di Desa Rejeni 1 orang, Desa Kedungrawan 1 orang. Kecamatan Wonoayu 1 orang, di Desa Popoh. Kecamatan Tulangan 2 orang, di Desa Modong 1 orang, Desa Grogol 1 orang," katanya.

Ia menjelaskan, Kecamatan Sukodono 1 orang, di Desa Pekarungan, Kecamatan Waru 1 orang,di Desa Medaeng.

Baca juga: Karyawan PT. Freeport meninggal bertambah jadi tiga orang

"Penambahan Konfirm meninggal 1 orang, di Kecamatan Sidoarjo, Desa Jati," katanya.

Ia mengatakan, untuk kasus orang dalam pemantauan (ODP) bertambah 3 orang menjadi 1.053 orang.

"Sedangkan kasus pasien dalam pengawasan COVID-19 bertambah 15 orang menjadi total 405 orang," katanya.

Perlu diinformasikan, kata dia, bahwa hari terdapat pasien konfirm 1 orang pindah, yaitu di Kecamatan Krian, Desa Tropodo, pindah ke Kecamatan Waru, Desa Tropodo, dikarenakan hasil tracing.

"Untuk pasien meninggal ODP dan PDP belum tentu dikarenakan oleh COVID-19 dan belum tentu positif COVID-19," katanya.

Baca juga: Tingkat kesembuhan pasien positif COVID-19 di Depok capai 40,6 persen
Baca juga: Pasien sembuh dari COVID-19 di Kaltim bertambah 12 orang

Pewarta : Indra Setiawan
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar