Cegah Corona, Musrenbang kabupaten dan wilayah di Temanggung ditunda

id musrenbang kabupaten dan wilayah,temanggung,penanganan corona,virus corona,corona,covid-19,2019-ncov,novel coronavirus 2019

Wakil Bupati Temanggung Heri Ibnu Wibowo. ANTARA/Heru Suyitno

Temanggung (ANTARA) - Musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) tingkat kabupaten dan juga Musrenbang tingkat wilayah yang sedianya akan diselenggarakan di Pendopo Pengayoman Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, pada pekan ini ditunda sebagai upaya preventif penyebaran virus Corona (COVID-19).

"Musrenbang Kabupaten Temanggung yang seharusnya dilaksanakan hari ini ditunda hingga batas waktu yang belum kami tentukan lagi," kata Wakil Bupati Temanggung Heri Ibnu Wibowo di Temanggung, Selasa.

Baca juga: 55 anggota DPRD Bogor akan jalani tes kesehatan khawatir COVID-19

Ttidak hanya musrenbang di tingkat kabupaten saja yang ditunda, katanya, Pemerintah Provinsi juga menunda Musrenbang Wilayah yang rencananya dilaksanakan pada Kamis (19/3) di Temanggung.

"Pemerintah provinsi juga belum memberikan informasi lanjutan akan ditunda sampai kapan," katanya.

Ia mengatakan kegiatan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Temanggung juga dibatasi, yakni kegiatan luar atau kunjungan ke luar daerah juga ditunda.

Baca juga: Kemensos berlakukan kerja dari rumah bagi ASN cegah COVID-19

Wibowo menyampaikan kegiatan rapat yang mendatangkan masyarakat atau peserta lainnya juga akan ditunda untuk sementara waktu.

"Pelayanan kepada masyarakat masih berjalan seperti biasa tetap masuk kerja, namun kegiatan luar dan rapat-rapat yang mendatangkan orang banyak ditunda terlebih dahulu," katanya.

Ia menuturkan sampai saat ini memang belum ada warga Temanggung yang masuk dalam pengawasan kesehatan terkait COVID-19, namun upaya-upaya tersebut tetap harus dilakukan untuk mencegah merebaknya virus tersebut di Temanggung.

"Kita tidak berharap sama sekali masuk ke Temanggung, oleh karena itu harus dilakukan antisipasi lebih dini," katanya.

Baca juga: Empat orang di Papua masuk daftar pengawasan terkait COVID-19

Ia mengimbau masyarakt agar tidak panik, namun harus tetap waspada dengan meningkatkan kesehatan dan kebersihan.

"Jangan terlalu panik, jaga kesehatan dan tingkatkan kewaspadaan," katanya.

Pewarta : Heru Suyitno
Editor: Joko Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar